Budaya

Ternyata Kesultanan Melayu Perak Berasal dari Kampar, Riau

Kesultanan Melayu

KESULTANAN Melayu Perak dimulai pada tahun 1528, ketika dua tokoh pembesar di negeri itu, yaitu Tun Saban dan Nakhoda Kassim menghadap Sultan Mahmud Shah di Kampar, Sumatera.

Pertemuan kedua tokoh itu bertujuan memohon kepada Sultan Mahmud sehingga seorang putera beliau menjadi sultan di Perak. Permintaan itu dibuat oleh kedua mereka mengikuti kehendak pemerintah di negeri itu yang bernama Tok masuka.

Sebelum meninggal dunia, Tok masuka mewasiatkan supaya tempatnya digantikan dengan seorang raja yang berasal dari anak cucu Sang Sapurba sehingga zuriat raja-raja yang turun dari Bukit Si Guntang tidak terputus di Tanah Melayu.Hasil pertemuan itu, Sultan Mahmud telah meminta putera baginda, Raja Muzaffar menjadi Sultan Perak.

Raja Muzaffar kemudian telah pergi ke negeri tersebut dan dinobatkan menjadi Sultan Perak yang pertama pada 1528 dengan gelar Sultan Muzaffar Shah.

Bertitik tolak dari itu, institusi Kesultanan Melayu Perak terus berkembang hingga ke hari ini.

Sampai hari ini, termasuk Sultan Nazrin Muizzuddin Shah, Perak telah memiliki sebanyak 35 sultan.

Berdasarkan sejarah, Sultan Perak ke-27, Almarhum Sultan Yusuf Sharifuddin Mudzaffar Shah merupakan sultan paling singkat memerintah yaitu selama setahun dari 1886 sampai 1887.

Sultan Perak ke-11, Sultan Mahmud Iskandar Shah pula paling lama memerintah yaitu selama 67 tahun dari 1653 sampai 1720.

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas