Hukrim

Detik-detik Pembacaan Putusan Jessica

Jessica Kumala Wongso.1
Jessica Kumala Wongso menanti putusan hakim. Foto: (int)

JAKARTA – Hari ini, Kamis, 27 Oktober 2016 menjadi hari penentuan bagi ‘nasib’ Jessica Kumala Wongso. Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dijadwalkan membacakan vonis kepada terdakwa Jessica yang menjadi tersangka atas dugaan pembunuhan berencana terhadap Wayan Mirna Salihin.

Seperti diketahui sebelumnya, Mirna tewas usai meminum kopi yang dibubuhi zat sianida saat bertemu dengan Jessica dan Hani di Restoran Olivier, Grand Indonesia Shopping Towns, Jakarta, 6 Januari 2016.

Ruang sidang dipadati pengunjung, bahkan dari luar kota

Menyitat pantauan Tigapilarnews.com, Kamis (27/10/2016) pagi, ruang sidang Jessica kembali dipadati pengunjung dan awak media yang berebut masuk ke dalam ruangan.

Bak sebuah episode yang wajib ditonton, pengunjung yang memadati ruang pengadilan tidak hanya berasal dari Jakarta. Salah seorang pengunjung, Irfan (32) mengaku rela datang dari Purwokerto demi bisa menyaksikan putusan hakim kepada Jessica.

“Saya baru datang bersama istri dari Purwokerto sengaja mau lihat sidang ini,eh tapi ini saya malah ga bisa masuk, penuh,” ujarnya.

Irfan sendiri mengaku, kecewa tidak bisa menyaksikan jalannya sidang secara langsung karena kondisi ruangan yang sempit sehingga pengunjung yang bisa masuk terbatas.

Polisi kerahkan ratusan personel kawal sidang Jessica

Tak hanya diminati pengunjung dari luar kota, sidang Jessica juga mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Mengantisipasi timbulnya bentrok jelang pembacaan putusan, PN Jakarta Pusat kerahkan ratusan personel polisi untuk mengamankan jalannya sidang.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan maka pengamanan akan dilakukan secara berlapis.

Sebanyak 489 personel kepolisian gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat pun siap mengamankan jalannya proses persidangan yang di mulai pada pukul 09.00 WIB.

“Polda Metro Jaya mengerahkan 400 personel. Lalu Polres Metro Jakarta Pusat mengerahkan 89 personel,” ujar Awi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (27/10/2016)

Jessica didakwa melanggar Pasal 340 (KUHP) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pembunuhan Berencana dan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan Dengan Sengaja dengan ancaman maksimal hukuman mati.

Bagaimanakah episode “drama hukum” ini akan berakhir?

Editor : Anjar

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas