Hukrim

Ditinggal Sarapan, Kaca Mobil Dinas Dipecah, Rp2 Juta dan Surat-surat Lesap

Ditinggal sarapan di warung kopi di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, satu unit mobil dinas ini menjadi sasaran maling pecah kaca, Jumat (30/10/2015).
Mobil dinas ini menjadi sasaran maling pecah kaca di saat pemiliknya sedang menikmati sarapan di warung kopi di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, Jumat (30/10/2015).

PEKANBARU – Kasus pencurian dengan pemberatan kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Satu unit mobil plat merah yang sedang ditinggal ngopi oleh pengendaranya menjadi sasaran. Kaca tengah samping kanan dipecahkan maling dan uang Rp2 juta serta surat-surat berharga yang ada dalam satu tas di mobil tersebut raib dibawa pelaku.

Peristiwa ini terjadi Jumat pagi (30/10/2015) di depan kedai kopi Arengka Indah Jalan Soekarno-Hatta Pekanbaru sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, korban baru saja tiba di kedai kopi tersebut untuk tujuan sarapan pagi bersama rekannya.

Tiba-tiba, korban yang tak mau disebutkan nama dan tempat tugasnya ini dikejutkan dengan suara dari luar kedai kopi memanggil pemilik mobil plat merah BM 9244 AP bahwa telah terjadi aksi pencurian dengan aksi pecah kaca.

Mendengar ada yang memanggil, sontak orang-orang yang ada di warung keluar melihat apa yang terjadi. Ternyata, satu unit mobil dinas sudah dipecah kaca bagian tengah kanan dan kaca berserakan di lantai dan di jok mobil.

Kaca mobil bagian kanan tengah mobil dinas ini dipecah maling.

Kaca berserakan di mobil yang dipecah kacanya oleh maling.

Korban terlihat sangat kaget dengan kejadian ini karena menurutnya di dalam tas yang ditinggal ngopi itu terdapat banyak sekali surat-surat berharga dan uang tunai Rp2 juta rupiah.

“Surat-surat banyak sekali di dalam tas itu. Ada juga uang Rp2 juta,” katanya kepada Riauposting.com.

Atas kejadian ini, korban tidak langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Korban dan rekannya kembali ke kedai kopi melanjutkan sarapan dan kemudian beranjak meninggalkan kedai kopi Arengka Indah. Tidak diketahui apakah korban akan melapor karena dia tidak memberikan jawaban pasti ketika ditanya soal laporan itu. “Tengok nanti sajalah,” jawabnya.

Sementara itu, warga sekitar mengaku, aksi ini diduga dilakukan pelaku yang menggunakan mobil Avanza yang sempat parkir di samping kanan mobil korban. Mereka menyangka mobil tersebut merupakan pelanggan kedai kopi Arengka Indah. Sebab, pagi itu banyak kendaraan yang sedang parkir.

Tak lama berselang, mobil tersebut meninggalkan lokasi kejadian. Tak lama berselang, salah seorang warga melihat kaca mobil bagian kanan tengah sudah dipecah maling dan satu tas berisi uang dan surat-surat berharga dibawa kabur.

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas