Indragiri Hilir

Beginikah Layanan Perbaikan Telkom Tembilahan?

kabel telkom putus tbh
Kabel Telkom yang putus akibat pohon tumbang dan belum dilakukan perbaikan, terlihat dibiarkan kusut masai di pagar rumah seorang warga. Foto: Riauposting.com

TEMBILAHAN–Kabel saluran telepon milik PT Telkom unit Tembilahan di Jalan kayu Jati Parit 10 Kabupaten Indragiri Hilir, pada Ahad (14/8/2016) dinihari putus terkena pohon tumbang. Pohon di salah satu rumah warga itu tumbang akibat angin kencang disertai hujan lebat yang terjadi  pada dinihari itu.

Hingga hari ini, Selasa (16/8/2018) masih belum terlihat upaya yang dilakukan pihak perusahaan telekomunikasi  ‘plat merah’ tersebut untuk melakukan perbaikan. Tentu saja ini merugikan pelanggannya.

Keadaan itu oleh seorang pelanggan sudah dilaporkan ke kantor unit pelayanan dan perbaikan Telkom Tembilahan yang terletak di Jalan Hang Tuah Nomor 1.

Anjar, pelanggan pengguna speedy dengan nomor Jastel 0768325065 melaporkan masalah itu pada Senin (15/8/2016) pagi, ke kantor yang punya sebutan lain plaza Telkom. Di sana dia diterima oleh dua orang petugas. Dari yang bertugas saat itu diperoleh informasi bahwa memang terdapat sejumlah kerusakan akibat angin kencang seperti  yang terjadi di Jalan kayu Jati.

Oleh petugas laporan diteruskan ke layanan Speedy 147 dan disarankan untuk menunggu teknisi perbaikan datang ke lokasi. Pelapor pun sudah menerima konfirmasi SMS dari Tekom 147 dengan tiket nomor IN7279950.

Tunggu punya tunggu ternyata kedatangan teknisi perbaikan tak kunjung tiba, hingga pada Selasa (16/8/2016) pagi,  dilakukan follow up kembali ke nomor layanan 021-147. Pengaduan diterima oleh operator bernama Rina.

Sebagaimana sebelumnya, laporan pengaduan diterima dengan ramah oleh operator tersebut dan kembali dijanjikan akan diteruskan untuk segera ditindaklanjuti. Tak lupa pada akhir percakapan operator mempromosikan berbagai layanan yang dimiliki oleh perusahaan telekomunikasi milik pemerintah ini.

Namun “buah pahit” masih harus diterima pelanggan, karena menjelang detik-detik hari jadi Kemerdekaan bangsa Indonesia, Rabu (17/8/2016), layanan prima yang diharap sebagai bentuk kepedulian Telkom kepada pelanggan belum juga dilakukan.

Sebagai pelanggan, Anjar tentu merasa sangat kecewa. Apalagi dia telah memberi penjelasan bahwa dirinya menggunakan produk internet Telkom speedy  sebagai sarana bekerja.

“Pelanggan berkewajiban membayar tagihan internet  terhitung satu bulan pemakaian. Bagi Telkom tidak ada cerita telat membayar. Telat membayar sudah pasti langsung diputus. Sementara ini  jalan 3 hari kita tidak bisa gunakan. Sebagai konsumen terang saja saya merasa dirugikan,” ucapnya kepada Riauposting.com.

Anjar berharap pihak pusat penyedia jasa telekomunikasi itu memperhatikan layanan yang sangat tidak prima dari unit Telkom yang ada di daerah.

“Mestinya keluhan masyarakat, terutama pengguna jasa Telkom yang mengalami gangguan mereka respon dengan segera. Ini terkesan Telkom tidak peduli dengan keluhan pengguna,” ujarnya penuh kecewa.

Hingga berita ini diturunkan, Riauposting.com belum berhasil mendapatkan konfirmasi lebih lanjut dari pihak PT Telkom Indragiri Hilir mengenai masalah yang terjadi sebagaimana dikeluhkan Anjar.

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas