Indragiri Hilir

“Tok Buaye” Kembali Terlihat Dibentangan Sungai Indragiri

buaya inhil2.scape.1
Penampakan buaya di sungai Indragiri Inhil, Minggu (2/10/2016). Foto: (Berkas Azwar Kamal)

TEMBILAHAN –  “Tok Buaye”  (sebutan penghormatan bagi buaya, red), merupakan salah satu binatang era purba yang menurut para ahli masih bertahan hingga kini. Penampakan buaya memang sudah  jarang terlihat di jalur sungai Indragiri, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau.

Secara kebetulan, Minggu (2/10/2016) sekitar pukul 7.30 WIB, para penumpang speedboat dari desa Tekulai Hilir menuju Tembilahan, ibu kota kabupaten Inhil dikejutkan dengan penampakan seekor buaya muara berukuran cukup besar.

Buaya yang diperkirakan panjang 5 meter pertama kali terlihat oleh Tarli (45), pengemudi boat. Lokasi buaya berada tak jauh dari kuala Tekulai. Buaya terlihat lagi berjemur disaat air sedang surut. Sebagian penumpang yang penasaran meminta pengemudi boat mengarahkan boat lebih dekat kearah buaya untuk diabadikan.

Dengan perasaan waswas boat diarahkan ke buaya agar bisa diambil fotonya. Namun niat untuk mengambil gambar predator puncak ini lebih dekat tidak kesampaian kerena buaya keburu menyelam kearah boat. Khawatir terjadi hal yang tidak dinginkan, boat pun putar haluan dan melaju meninggalkan buaya.

Binatang yang oleh sebagian orang dianggap mahluk yang sangat mengerikan ini tidak begitu jelas lagi berapa populasinya menghuni perairan Inhil. Namun peristiwa tragis orang diserang buaya juga tak sekali duakali terjadi.

Azwar Kamal, seorang penumpang yang sempat mengambil foto penampakan buaya kepada Riauposting.com,  Minggu (2/10/2016) siang,  berharap agar pihak terkait bisa segera mengambil langkah pencegahan.

“Kita takut buaya berukuran besar ini nanti masuk kampung-kampung yang rata-rata berada di dikawasan perairan. Apalagi kalau buaya sampai memangsa manusia, tentu akan terjadi konflik antara manusia dan buaya. Sementara buaya diketahui jenis hewan yang dilindungi oleh pemerintah,” ujarnya.

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas