Internasional

Kalender Hijriah tak Lagi Dipakai Pemerintahan Arab Saudi

kalender masehi.1
Ilustrasi: (net)

RIYADH – Umat muslim dunia baru saja memasuki tahun baru Hijriah ke 1438 H. Di Indonesia sendiri, sebagaian masyarakat muslim turut merayakan pergantian tahun baru Islam dengan berbagai acara, terutama acara terkait tradisi dan budaya.

Kalender Hijriah yang mengacu pada penanggalan Arab dan berpusat di Arab Saudi, oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi  kini tidak lagi dijadikan acuan penanggalan kegiatan administrasi pemerintahan.

Sejak Arab Saudi berdiri pada 1932, negara dengan sistem pemerintahan monarki absolut tersebut menggunakan Kalender Islam (Hijriyah) sebagai penanggalan resminya.

Dilansir rri.co.id yang menyitat Xinhua, pada Minggu (2/10/9/2016), Arab Saudi menyatakan beralih ke Kalender Gregorius (Kalender Masehi), demikan laporan Al Arabiya.

Langkah ini  terutama mencakup departemen pemerintah, yang pegawainya menerima gaji lebih kecil dibandingkan yang biasa mereka terima. Sebabnya adalah Tahun Hijriyah 15 hari lebih singkat dibandingkan dengan Tahun Gregorius.

Keputusan itu diambil setelah pekan lalu kabinet mengumumkan pemotongan gaji para menteri dan anggota Syura (dewan penasehat). Itu adalah bagian dari paket penghematan, termasuk pembatalan dan perubahan tunjangan dan insentif, seperti pembatalan bonus tahunan.

Arab Saudi telah melakukan serangkaian langkah pada sistem administrasi pemerintahannya guna menangani kemerosotan harga minyak di pasar dunia.

Editor : Anjar

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas