Islamic Center

Tersebab Masjid Agung Madani Islamic Centre, Kini Rokan Hulu Mendunia

menara asmaul husna
Gemerlapnya cahaya di malam hari, menambah indah dan megahnya Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasirpengaraian.

PASIRPENGARAIAN-Kabupaten Rokan Hulu sebagai negeri berjuluk Seribu Suluk memiliki 632 masjid, 66 mushalla, 108 surau suluk, dan 593 langgar. Rumah ibadah tersebut tersebar di 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan Hulu.

Dari jumlah tersebut, Kabupaten Rokan Hulu telah menetapkan satu masjid di setiap kecamatan sebagai Masjid Kecamatan atau yang disebut dengan Masjid Raya. Melalui Bagian Kesra, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu juga mengalokasikan bantuan Rp50.000.000 untuk masjid kecamatan, dan bantuan untuk para imam dan gharim masjid kecamatan dialokasikan melalui Anggaran Dana Desa (ADD).

Masjid dan mushalla senantiasa mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Hal ini tidak terlepas dari upaya untuk menyemarakkan syiar Islam sekaligus menyandingkan dengan status Negeri Seribu Suluk yang sudah melekat pada Rokan Hulu.

Dari ribuan tempat ibadah tersebut, Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi telah membuat kebijakanmendirikan satu masjid sebagai simbol dan pusat pembinaan umat Islam tingkat Kabupaten Rokan Hulu. Masjid megah ini diberi nama Masjid Agung Madani Islamic Center Pasirpengaraian.
Masjid Agung Madani Islamic Centere Pasirpengaraian, berdiri megah di tengah kota dalam dengan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Setiap orang yang melintasi ruas jalan lintas Riau-Sumatera Utara itu akan bisa menyaksikan kemegahan masjid yang berkapasitas 20.000 jamaah itu.

Masjid ini setiap hari, khususnya pada dua waktu shalat fardlu (Zuhur dan Ashar) senantiasa ramai. Hal ini tidak lain karena para pegawai Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berbaur bersama masyarakat melaksanakan shalat berjamaah.

Di Masjid Agung Madani Islamic Center Pasirpengaraian juga padat aktivitas keagamaan dan sosial lainnya, seperti pengajian rutin hadits dan tafsir Alquran. Kegiatan-kegiatan ini telah terjadwal dengan baik dan diasuh oleh mereka-mereka yang memang pakar di bidangnya.

Mereka itu masing-masing Ustad Dr H Mawardi Saleh, Lc. MA,  Dr H Musthofa Umar, H Abdul Somad,Lc MA dan Ustad Nurhadi Husein, Lc.

Di samping kegiatan tersebut Masjid Agung Madani Islamic Centre Rokan Hulu juga menyelenggarakan buka puasa sunah setiap Senin dan Kamis, itikaf bersama sekali sebulan serta kegiatan peringatan hari besar Islam. Khusus bulan Ramadan, disediakan makanan untuk sahur atau berbuka puasa dengan kuota 500 orang setiap harinya.

Sebelum menunaikan shalat Zuhur, terlebih dahulu diadakan kuliah tujuh menit yang lebih dikenal dengan istilah kultum. Pengisi acara kultum ini secara bergantian masing-masing Bupati Rokan Hulu, Wakil Bupati Rokan Hulu, Seretaris Daerah Kabupaten Rokan Hulu, Staf Ahli Bupati Rokan Hulu, para Asisten, kepala dinas/badan dan kantor di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.

Menunaikan shalat di Masjid Agung Madani Islamic Center Rokan Hulu, kita seperti berada di tanah suci Makkah dan Madinah. Ada beberapa faktor yang memunculkan suasan tanah suci itu, di antaranya jamaah yang shalat di masjid ini, umumnya berjubah serba putih layaknya kita temui di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Lantunan bacaan imam juga mengantarkan kita pada suasana di tanah suci. Betapa tidak, para imam di Masjid Agung Madani Islamic Center merupakan imam pilihan. Mereka para hafiz Quran dan bahkan para juara Musabaqoh Tilawatil Quran tingkat internasional.

Suasana dalam masjid juga dibuat senyaman mungkin. Sound system yang penyebaran suaranya merata di semua sisi masjid dipadu dengan karpet tebal membuat setiap jamaah ingin berlama-lama dalam masjid ini.

Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasirpengaraian dibangun tahun 2008 dan diresmikan pemakaiannya pada 2010. Dibangun di atas lahan seluas 22 hektare, dengan luas bangunan 15.800 meter.

Selain fasilitas yang disebutkan di atas, Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasirpengaraian juga dilengkapi penyejuk ruangan (AC), mobil ambulance, tempat wudlu yang nyaman dan tak perlu antre, kamar mandi yang bersih, multi media, perpustakaan, toko, kantor sekretariat, ruang belajar TPA, poliklinik, koperasi, taman, dan tempat penitipan sepatu/sandal.

Secara umum, kegiatan rutin di masjid ini masing-masing shalat fardlu, shalat Jumat, menyelenggarakan peringatan hari besar Islam, penyelenggaraan tabligh akbar dan dakwah islam, pengajian rutin, kegiatan sosial ekonomi (koperasi masjid), kegiatan pendidikan, pemberdayaan zakat, infak, wakaf, dan sedekah,
Secara singkat, sejarah berdirinya Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasirpengaraian berawal dari gagasan Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi, dan saat ini menjadi ikon Kabupaten Rokan Hulu.

Pembangunan Masjid Agung Madani Islamic Centre Rokan Hulu dimulai pada tahun 2008,  dan  diresmikan penggunaannya pada hari Jumat 25 Syaban 1431 H, bertepatan 6 Agustus 2010 Masehi oleh Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi, menghadirkan Da’i Sejuta Umat KH Zainuddin MZ (alm) yang bertindak selaku khatib pada Shalat Jumat saat itu.

Masjid Agung Madani Islamic Centre merupakan aset pemerintah Kabupaten Rokan Hulu karena pembangunannya didanai sepenuhnya APBD Kabupaten Rokan Hulu. Sampai saat ini, tidak kurang dari Rp400 miliar telah dikucurkan untuk membangun masjid yang dapat menampung sampai 20.000 jamaah ini.

Pengelolaan Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasirpengaraian, sepenuhnya diurus Badan Pengelola Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasirpengaraian yang diketuai oleh Ir Damri yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu.

Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasirpengaraian dihiasi berbagai kaligrafi serta lampu gantung seberat dua ton yang terbuat dari Pelat Kuningan dari Italia. Selain itu, ada batu hias, batu oksi dari Jawa Timur, batu akik dari Kalimantan dan Turki, batu cris topas dari Jawa Barat dan batu Kalimaya dari Banten.

Kaca lampu Gold Spectrum dari Amerika dan bagian tengah merupakan perisai muslim, bagian pinggir terdapat rantai yang merupakan persatuan umat Islam, 8 bilah pedang sabilillah Khaidir Ali, 16 busur panah Syaidina Ali bin Abi Tholib dan 8 tombak Abu Bakar Assiddiq, ditambah bunga Kusuma lambang kejayaan Islam dan dikelilingi surat Al-Fatihah, surat Al-Kafirun, surat Annas serta 99 Asmaul Husna.
Masjid Agung Madani Islamic Centre Rokan Hulu juga dilengkapi dengan sarana perpustakaan digital maupun manual, TV Madani, Radio Daerah, poliklinik, aula serbaguna, toserba serta ruangan belajar yang dilengkapi akses internet.

Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasirpengaraian memiliki beberapa pintu yang masing-masing diberi nama. Bagian timur pintu utama Babussalam, pintu kanan Khodijah, pintu kiri Aisyah, bagian selatan, pintu utama Aisyah I, pintu kanan Usman bin Affan, pintu kiri Umar bin Khatab, sedangkan pintu bagian utara, pintu utama Khadijah I, pintu kanan Abu Bakar As Siddiq, pintu kiri Umar bin Khatab.

Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasirpengaraian memiliki kubah utama berdiameter 25 meter dengan tinggi 55 meter. Ada pula empat menara masing-masing setinggi 66,66 meter. Menariknya, ada satu menara utama setinggi 99 meter.

Saat ini setiap hari sangat ramai yang datang berkunjung ke masjid ini. Bahkan, wisatawannya bukan saja dari dalam negeri, tapi juga ada yang dari luar negeri seperti Malaysia dan negara Timur Tengah.

***

(Dikutip dari buku Cara Praktis Kelola Remaja Masjid yang ditulis Syamsul Bahri Samin)

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas