Kampar

Wakapolres Kampar di Mata Pers: Santun, Pintar, Jujur dan Taat

Wakapolres Kampar Yuniar Ari Darmawan

BANGKINANG –  Wafatnya Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Kabupaten Kampar Komisaris Polisi (Kompol) Yuniar Ari Darmawan akibat serangan jantung, Selasa (16/2/2016) siang menyisakan duka bagi Korps Bhayangkara dan masyarakat Kampar. Yuniar yang dikenal dekat dengan masyarakat juga diketahui taat beribadah dan santun. Bagaimana pribadi Yuniar di mata insan pers?

“Dia itu pribadinya baik, pintar, santun, taat beribadah. Beliau sangat terbuka dengan insan pers dan tidak pernah menyakiti,” terang Molly Wahyuni, salah satu jurnalis yang cukup dekat dengan Yuniar.

Molly menjelaskan, dalam kesehariannya Yuniar selalu kooperatif untuk menjawab semua pertanyaan jurnalis. Perbicangan dengan Yuniar selalu berlangsung baik dan dia sosok yang tidak pernah tersinggung. Bagi wanita ini, Kompol Yuniar lebih dari seorang narasumber namun teman dan sahabat.

“Apalagi dia orangnya sangat taat beribadah, tahfiz Al Quran juga. Pribadinya sangat layak menjadi panutan,” lanjutnya.

Hal senada juga diungkapkan Anto Badai, sahabat Kompol Yuniar yang berprofesi sebagai jurnalis salah satu televisi lokal di Riau. Selain kepribadiannya yang baik, ketegasan Yuniar merupakan satu hal unik yang akhirnya membawa perubahan positif bagi bawahannya.

“Beliau tegas, namun tidak keras. Sanksi bukan gayanya, namun mengayomi. Beliau membina dengan baik,” terang Anto saat berbincang dengan Riauposting.com, Selasa sore.

Gaya kepemimpinan Yuniar, lanjut Anto, berhasil mewujudkan kedisiplinan bagi kesatuan di Polres Kampar. Keramah-tamahan, solutif dan senantiasa membina merupakan karakter yang lekat dengan Yuniar. Selain itu, sosoknya yang taat juga telah menginspirasi bawahannya untuk melakukan hal yang serupa.

“Yang saya tahu, beliau tidak pernah meninggalkan sholat Dhuha. Ini cerminan yang sangat baik dan teladan yang sempurna. Dengan perginya beliau, jujur kami merasa sangat kehilangan,” terang Anto. Tak hanya itu, di tengah insan pers Yuniar juga dikenal humoris, mudah akrab dan selalu hangat dalam berkomunikasi.

“Kami bisa tanyakan apapun saat wawancara, masalah atau kasus apapun dan beliau selalu berusaha menjawabnya dengan baik sesuai dengan apa yang dia ketahui,” ujarnya.

Kompol Yuniar Ari Darmawan meninggal dunia setelah mengalami serangan jantung saat menjalani rutinitasnya di Mapolres Kampar, Selasa pagi. Berdasarkan informasi yang diperoleh, jenazah Yuniar akan dibawa ke Cilacap, Jawa Barat untuk dikebumikan.

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas