Kesehatan

Waspadai Masalah Jantung Bawaan pada Bayi Baru Lahir

Kelainan jantung bayi

PENYAKIT jantung bawaan merupakan kelainan jantung yang dibawa sejak lahir. Penyakit ini mudah dikenali karena menimbulkan warna kebiruan pada bayi. Biasanya akan terlihat jelas pada saat bayi menangis. Bayi yang jantungnya normal, wajahnya memerah saat menangis. Tetapi bayi dengan kelainan jantung, wajahnya akan pucat dan membiru . Mulai dari bibir, lidah, dan juga kuku akan terlihat jelas berwarna biru.

Seperti yang disarankan oleh Prof dr Ganesja Harimurti SpJP, dokter spesialis jantung anak di Siloam Heart Institute (SHI), bahwa orangtua harus waspada bila bayi baru lahir mereka menunjukkan tanda-tanda biru di bagian tubuhnya. Hal ini tidak hanya merujuk pada masalah pada paru-paru, tetapi juga masalah kelainan jantung yang dibawa sejak pembentukan jantung di dalam kandungan.

“Penyakit jantung bawaan yang ditandai dengan gejala biru biasanya dapat dilihat pada mukosa bibir (lapisan dalam bibir), kuku tangan dan kaki,” kata dr Ganesja, dalam presentasinya di acara ‘media gathering’ berjudul “Siloam Heart Institute Menangani Penyakit Jantung Bawaan pada Anak dan Dewasa Secara Komprehensif” di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Dan dia juga menjelaskan bahwa penyakit jantung bawaan adalah penyakit yang disebabkan gangguan pada masa pembentukan jantung janin (yang dimulai sekitar usia kandungan 3-4 minggu). Gangguan bisa seperti adanya lubang pada jantung (VSD), kelainan pembuluh darah jantung, tersumbatnya bilik jantung, dan lain-lain. Dari semua penyakit bawaan pada anak baru lahir, penyakit bawaan jantung adalah penyebab kematian paling tinggi, imbuh dr Ganesja.

Prof dr Ganesja Harimurti SpJP juga mengatakan “Yang perlu diketahui lagi, kenapa biru pasti penyakit janting bawaan (PJB). Itu karena darah bersih bercampur dengan darah kotor, semakin rendah kadar zat asamnya makin biru. Untuk PJB yang muncul dengan gejala biru ini biasanya yang berat,” .

PJB yang tidak ditandai dengan gejala biru bisa dideteksi bila anak sering menderita batuk panas, lemes, tidak kuat menyusui, bahkan sampai terhambatnya tumbuh kembang.

Sumber : okezone

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas