Advert To Riau

FTK UIN Suska Bangun Kerjasama Dengan Tanoto Foundation, Rektor Teken MoU

PEKANBARU (25/9/2018)– Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Suska Riau bangun kerjasama dengan Tanoto Foundation dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan sumber daya manusia yang siap untuk mengajar dan menguasai metodologi terbaru, praktek-praktek yang tepat dan terbaik dalam pembelajaran serta mengembangkan penelitian supaya menghasilkan banyak inovasi.

Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Akhmad Mujahidin MAg teken MoU dan berharap kerjasama ini harus ada input, ada proses, ada output dan ada outcome. Mou yang ditanda-tangani ini harus berdaya guna dan berhasil guna.”tegasnya.

Tanoto Foundation adalah lembaga filantropi yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto yang memiliki fokus pada penanggulangan kemiskinan melalui dukungan terhadap pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup.

Stuart Weston Program Director Basic Education mengatakan Sukanto Tanoto dan istrinya Tinah Bingei Tanoto berasal dari Medan. Setelah bisnis mereka berhasil, mereka mendirikan yayasan Tanoto Foundation pada tahun 1981. Fokus yayasan ini untuk peningkatan pendidikan karena pak Sukanto Tanoto semasa kecilnya sulit dan kurang mendapatkan pendidikan dan dia merasa pentingnya pendidikan dan bertekad untuk membantu pendidikan anak-anak di Indonesia, “anak Indonesia harus bersekolah dan harus mendapatkan pendidikan dengan kualitas yang baik. “ungkapnya.

Lebih lanjut Stuart mengatakan dengan terbentuknya kerjasama antara Tanoto Foundation dengan FTK UIN Suska, kami berharap pendidik dan calon guru yang dikeluarkan dari UIN Suska khususnya Fakultas Tarbiyah dan Keguruan lebih siap untuk mengajar dan menguasai metodologi yang terbaru, praktek-praktek yang tepat dan terbaik dalam pembelajaran. “tegas mantan kepala sekolah di Inggris.

Kita bisa tingkatkan dan mengembangkan kuliah supaya lebih fokus kepada praktek dan mengembangkan penelitian supaya banyak inovasi dan membangun jaringan student change antar Universitas di Indonesia serta membangun jaringan guru-guru dilapangan. “tambah mantan guru di Inggris.

Di kesempatan yang sama Ajar Budi Kuncoro Head of Teacher Training Institute Development mengatakan Tanoto Foundation sudah bergerak untuk pendidikan dasar di tiga propinsi Riau, Jambi dan Sumatera Utara, mulai Tahun ini dikembangkan bergerak di level nasional bukan hanya SD, SMP, SMA tapi kita juga menggandeng LPTK karena LPTK adalah lembaga yang menyiapkan calon guru, sehingga kita merasa perlu untuk bekerjasama. “ungkapnya.

Budi Kuncoro menambahkan kami memilih untuk bermitra dengan UIN Suska, karena kita fokusnya ke pendidikan dasar tidak banyak yang memiliki PGMI dan PGSD. Kemenag mengatakan UIN Suska Riau punya komitmen yang tinggi untuk melaksanakan program ini karena UIN dengan Fakultas Tarbiyah dan Keguruannya merasa perlu untuk ikut membantu mencerdaskan anak bangsa, apalagi untuk mendukung kualitas madrasah. “tambahnya.

Kita akan mendekatkan LPTK dengan madrasah, kita latih para dosen untuk menjadi fasilitator, kemudian dosen akan melatih para guru dan kepala sekolah madrasah, dan supaya program ini berjalan dengan baik pelatihan dilaksanakan, para dosen akan mendampingi madrasah. “tambahnya lagi.

Kualitas sekolah di mana pun di seluruh dunia tidak akan melebihi kualitas guru, jadi kalau sekolah mau berkualitas gurunya dulu harus berkualitas, sehingga kita fokus untuk pelatihan guru dan akan disupport oleh manajemen berbasis sekolah dan partisipasi masyarakat untuk mengembangkan budaya belajar. “tegasnya.

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas