Headline Riau

Warga Sialang Jaya Ucapkan Terimakasih Kepada Anggota DPRD Rohul Novliwanda

Anggota DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra ST ketika menyampaikan resesnya di hadapan masyarakat Desa Sialang Jaya
Anggota DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra ST ketika menyampaikan resesnya di hadapan masyarakat Desa Sialang Jaya

Anggota DPRD Rohul Novliwanda Ade Putra ST ketika menyampaikan resesnya di hadapan masyarakat Desa Sialang Jaya

PASIRPENGARAIAN – Warga Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, sampaikan ucapan terimakasih kepada salah seorang Anggota DPRD Rohul, Novliwanda Ade Putra ST yang telah memperjuangkan aspirasi masyarakat dibidang Pendidikan sehingga terbangunnya gedung SDN 006 Rambah di Dusun Sei Bungo, Desa Sialang Jaya.

Ucapan terimakasih yang disampaikan masyarakat Desa Sialang Jaya kepada anggota DPRD Rohul, Fraksi Gerindra itu ketika Novliwanda menggelar kegiatan Reses di Desa tersebut dengan mengusung tema “Aspirasi Rakyat Dengarkan, Pahami dan Perjuangkan”, Kamis (14/12/2017) siang.

“ Kami sangat berterimakasih kepada pak Wanda, walaupun dulunya bapak tidak mendapatkan dukungan suara saat pemilihan legislatif pada tahun 2014 yang lalu, tapi bapak tetap memberikan perhatian dan memperjuangkan aspirasi kami,” papar Riski salah seorang warga Desa Sialang Jaya.

Pada reses tersebut, warga juga menyampaikan bahwa sekolah tersebut terakhir kali di bangun pada tahun 1983. Setelah itu tidak ada lagi pembangunan dan perhatian pemerintah terhadap SDN 006 Rambah itu.

Selama ini pemerintah beralasan sulitnya melakukan pembangunan sekolah itu dikarenakan akses menuju Dusun Sei Bungo yang tidak bisa di lalui mobil, sehingga sulit untuk memasukkan material untuk pembangunan.

Sementara itu, Anggota DPRD Rohul, Novliwanda Ade Putra ST berpandangan, bahwa kewajiban pemerintah adalah memastikan setiap warga negara mendapatkan pendidikan yang baik dan layak. Tidak ada alasan sulitnya akses menuju lokasi tersebut. logika sederhananya, mengapa masyarakat saja bisa membangun rumah disana, dan pada tahun 1983 yang lalu pun sekolah sudah dibangun, tetapi tahun 2017 dimana zaman serba maju dan modern justru beralasan sulit untuk membangun sekolah tersebut.

“ Menurut pandangan kami, rasanya sangat tidak masuk akal alas an seperti itu. Didalam Undang-undang, negara berkewajiban menjamin pendidikan bagi seluruh warga negara Indonesia,” tegas Wanda.

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas