Gaya Hidup

Ever Barbershop, Pangkas Rambut yang Peduli Kegiatan Sosial

ever barbershop (525 x 420)
Ever Barbershop Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru. Hadirkan pangkas rambut dengan nuansa berbeda. Foto : Anjar/Riauposting.com

PEKANBARU – Memotong rambut sudah jadi kebutuhan bagi manusia. Baik perempuan maupun laki-laki, anak-anak dan orang tua perlu memotong rambut. Di zaman modern, memotong rambut tidak lagi sekedar untuk kerapian diri, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup (lifestyle).

Kerena salah satu bagian dari kebutuhan itulah usaha pangkas rambut, tukang cukur, salon atau apapun sebutannya tetap memiliki pelanggan, tentu dengan status sosial pelanggan yang berbeda-beda pula.

Dengan semakin dinamisnya kultur masyarakat perkotaan, barbershop sebagai salah satu sebutan lain untuk tempat pangkas dan mencukur rambut bagi laki-laki juga terus berkembang. Ada barbershop dengan penampilan konvensional, namun mulai marak juga barbershop dengan tampilan inovatif, meyesuaikan dengan trend kekinian.

Bergaya Retromodern

Salah satu barbershop yang menjadi pelopor di kota Pekanbaru dengan tampilan tempat yang berbeda adalah Ever Barbershop. Tempat pangkas rambut yang terletak di Jalan Sisingamangaraja, persisnya berada disebelah RM.Sederhana, setelah simpang Polsek Lima Puluh memberikan nuansa lain bagi para pelanggannya.

Ever Barbershop di Jalan Sisingamangaraja merupakan cabang ke tiga dari Ever Barbershop yang berdiri pertama kali di Jalan Beringin, Gobah Pekanbaru. Tempat yang apik, bersih dan nyaman dengan dekorasi bergaya retromodern akan disaksikan begitu pengunjung masuk ke Ever Barbershop.

Tak heran, menurut Rizki (34), head store Ever Barbershop kepada Riauposting.com, Kamis (24/2/2016) malam, tempatnya beberapa kali dipergunakan sebagai photo latar pre wedding bagi pasangan yang hendak melaksanakan pernikahan.

“Sudah beberapa kali tempat kami dijadikan photo latar pre wedding oleh pasangan yang hendak menikah. Barangkali mereka yang sempat melihat kemari merasa tertarik dengan konsep retromodern yang menjadi ciri dari design interior kami,” katanya.

Menurut Rizki, mereka mempersilahkan tempatnya dipakai sebagai tempat photo pre wedding bagi siapa saja yang tertarik tanpa dipungut bayaran, “itung-itung promosi dan turut memberi kebahagiaan buat pasangan yang hendak menikah,” ucapnya ramah.

Awalnya ditujukan untuk kalangan menengah-atas

Ever Barbershop awalnya membuat usaha pangkas rambut yang dibuat dengan penampilan elegan bertujuan untuk menjaring pelanggan dari kalangan menengah-atas.

Paradigma itu kemudian berubah seiring dengan seringnya Ever Barbershop terlibat dengan berbagai kegiatan sosial dan mendukung kegiatan dibidang olahraga bagi para remaja. Dengan seringnya terlibat kegiatan sosial dan mendukung aktifitas olahraga para remaja, owner dan manajemen Ever Barbershop memutuskan untuk tidak lagi membatasi segmentasi pelanggan.

“Kami sadar, dengan seringnya Ever Barbershop terlibat dalam kegiatan sosial, maka tak elok rasanya bagi kami membatasi para pelanggan yang ingin menikmati pelayanan pangkas rambut di tempat kami.

Hanya saja dengan penampilan Ever Barbershop, mungkin banyak calon pelanggan dari kalangan “rata-rata” yang segan masuk dengan sangkaan tarif pangkas disini mahal. Padahal harga yang kami berikan cukup terjangkau bagi semua kalangan,” jelas Rizki.

Usaha pangkas rambut yang peduli aktifitas sosial

Rasanya cukup jarang kita dengar, khususnya di kota Pekanbaru ada usaha pangkas rambut yang begitu konsern pada kegiatan sosial dan mau mendukung aktifitas positif para remaja di kota ini melalui kegiatan olahraga.

Terakhir dan baru-baru ini Ever Barbershop terlibat pada kampanye bagi anak-anak penderita kanker yang ditaja oleh Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) pada 21 Februari lalu, yang diselenggarakan di mal Ska Pekanbaru.

Menurut Larno (25), salah satu petugas hair cut, semua awak Ever Barbershop dituntut memilki kepedulian yang tinggi bukan hanya untuk kegiatan usaha, tetapi juga peduli sesama.

“Ini yang barangkali membedakan Ever Barbershop dengan usaha sejenis. Disamping itu ini juga bisa membentuk citra postif bagi para remaja tentang profesi yang kami tekuni. Dulu mungkin anggapan sebagian orang profesi tukang pangkas rambut dianggap profesi “rendahan”.

Tapi kami bisa buktikan, dengan sentuhan kreatifitas, profesi ini kini tidak lagi dipandang sebelah mata, dan kami mampu berkontribusi bagi masyarakat,” imbuhnya.

ever barbershop2 (430 x 317)

Keterampilan, penampilan dan pelayanan Ever Barbershop kunci yang buat pelanggan terus kembali. Foto : Anjar/Riauposting.com

Ilham (21), seorang mahasiswa dan salah satu pelanggan Ever Barbershop mengatakan, setelah pangkas di Ever Barbershop tidak lagi tertarik memangkas rambutnya di tempat lain.

“Pangkas disini bukan saja tempatnya asyik, orangnya ramah-ramah, hasilnya juga memuaskan dan yang terpenting, harganya terjangkau,” ujarnya.

Diawaki dua petugas hair cut terampil dan satu head store, Ever Barbershop Jalan Sisingamangaraja buka hari Senin-Jumat pukul 10.00 s/d 22.00, sedangkan Sabtu-Minggu dari pukul 10.00 s/d 23.00 WIB. Untuk  hair cut (pangkas rambut) dikenakan tarif yang cukup terjangkau, yaitu Rp. 35.000 dan untuk hair cut + shave (pangkas + cukur) sebesar Rp. 45.000.

“Kami mengutamakan kepuasan setiap pelanggan. Disamping keahlian petugas hair cut, keramahan, kebersihan, penampilan yang modis dan rapi merupakan ciri khas kami untuk memberi kepuasan dan kenyamanan bagi para pelanggan,” tutup Rizki.

Anda para pria ingin mencoba pangkas rambut dengan nuansa berberbeda? Silahkan berkunjung langsung di Ever Barbershop, Jalan Sisingamangaraja Pekanbaru.

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas