Headline Rohul

Pemerintah Desa Teluk Aur Minta Warga Terapkan Pola Hidup Berbasis PHBS

Suasana masyarakat Desa Teluk Aur, Rambah samo ketika mengikuti Penyuluhan PHBS
Suasana masyarakat Desa Teluk Aur, Rambah samo ketika mengikuti Penyuluhan PHBS

Suasana masyarakat Desa Teluk Aur, Rambah samo ketika mengikuti Penyuluhan PHBS

RAMBAHSAMO – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warganya, Kepala Desa Teluk Aur, Muslim bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (21/7/2017) kemarin memberikan penyuluhan dalam program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Aula Kantor Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo.

Dalam acara penyuluhan PHBS itu selain dihadiri Kepala Desa Teluk Aur Muslim, turut juga dihadiri tim penyuluh dari Diskes Rohul Dian, Posyandu, TP PKK Desa Teluk Aur, Staf Desa Teluk Aur serta ratusan masyarakat.

Pada kesempatan itu, penyuluh PHBS dari Diskes Rohul Dian mengatakan, pengetahuan masyarakat terkait prilaku hidup bersih dan sehat masih belum maksimal, sehingga perlu diberikan penyuluhan untuk diimplementasikan di keluarga masing-masing.

“ PHBS ini merupakan program Diskes Rohul dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, ini perlu dukungan dari masyarakat itu sendiri agar pelaksanaannya dapat maksimal,” tutur Dian, usai memberikan penyuluhan tentang perlunya prilaku hidup bersih dan sehat kepada masyarakat Desa Teluk Aur.

Lebih lanjut jelas Dian, hal utama yang harus diterapkan masyarakat terkait PHBS yaitu penggunaan air bersih, pemakaian jamban (WC) sehat, pemberantasan jentik nyamuk, mengonsumsi makanan sehat, serta melakukan aktivitas fisik dengan berolahraga.

“ Sampai saat ini masih banyak masyarakat tak punya jamban, kami mengusulkan Pemerintah Desa dapat membangun jamban atau dapat juga dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat, karena jamban yang sehat itu tak perlu mahal,” jelasnya.

Dian berharap ke depannya penerapan program PHBS di Di Desa Teluk Aur dapat dilakukan dengan baik. Tentunya tidak hanya saat program ini berlangsung, melainkan dapat berjalan terus menerus.

“ Semoga pemahaman tentang membiasakan prilaku hidup sehat dan bersih yang kami berikan dapat diimplementasikan dengan maksimal, agar kesehatan masyarakat dapat terus terjaga,” tutupnya.

Sementara itu masih ditempat yang sama, Kepala Desa Teluk Aur Muslim mengatakan, prilaku hidup sehat yang ada di masyarakat sudah mulai berjalan walaupun sebagian, belum menerapkan itu, karena keterbatasan kemampuan dan informasi masyarakat, khususnya sebagian warga Desa Teluk Aur masih menjadikan Sungai sebagai jamban.

“ Melalui penyuluhan PHBS ini diharapkan bisa memberikan masukan bagi masyarakat tentang pola hidup sehat. Karena saat ini warga Desa Teluk Aur masih banyak yang tidak memiliki jamban, untuk itu Pemerintah Desa Teluk Aur akan mencari solusi untuk membangun jamban warga,” jelas Muslim.

Muslim menambahkan, terkait pendataan yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Teluk Aur terhadap warga yang belum memiliki jambah masih ada sekitar 140 KK. Dari pendataan itu nantinya akan dilaporkan ke Kecamatan selanjutnya akan di ajukan ke Pemkab Rohul untuk bantuan jamban bagi warga yang tidak mampu.

Ketika ditanya kenapa tidak dianggarkan dalam ADD, Muslim menegaskan, karena jamban sifatnya pribadi maka tidak bisa dianggarkan, kecuali untuk fasiltas umum bisa dianggarkan dalam ADD.

“ Ini tidak bisa di anggarkan dalam ADD, karena ini sifatnya pribadi. Namun kami tidak menutup kemungkinan, bisa saja di anggarkan dalam ADD, dengan catatan bagi masyarakat yang susah dan memang lemah ekonominya akan diprioritaskan seperti warga jompo akan disubsidi desa, kita akan usahakan bagaimana masyarakat memiliki jamban,” harap Muslim.

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas