Advert To Riau

Peserta PLPG Jangan Percaya Iming-iming Lulus, Nama Rektor dan Dekan Sering Dicatut

PEKANBARU – Seluruh peserta Pendidikan dan Pelatihan Profesi Guru (PLPG) diingatkan untuk tidak percaya iming-iming dari siapa pun termasuk panitia yang mengaku bisa menjamin peserta lulus dengan membayar sejumlah uang.

Penegasan ini disampaikan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau Prof Dr HM Nur Musfafa MPd saat membuka PLPG tahap V Sub-Rayon 105 Universitas Riau, Rabu (22/11/2017) di Hotel Mona Plaza Jl HR Soebrantas Pekanbaru. Selain di Hotel Mona, pembukaan pelatihan yang sama juga dilaksanakan di  Hotel Indrayani oleh Wakil Dekan II Drs Jasfar Jas MPd, dan  Wakil Dekan I Dr Zul Irfan MSi membuka di Parma Paus Hotel.

Turut hadir pada pembukaan PLPG tahap V di Mona Plaza Hotel ini, Ketua Panitia Sertifikasi Guru Dr Suarman MPd, Dr Hermandra MA, para panitia PLPG serta 279 peserta dari 459 peserta PLPG Tahap V.

M Nur menegaskan soal iming-iming kelulusan ini karena seringnya masuk laporan ada oknum-oknum tertentu yang mencatut namanya dan meminta sejumlah uang dengan dalih bisa menjamin kelulusan.

“Jika ada berita yang mengatakan para peserta mengumpulkan uang untuk kelulusan, itu tidak benar.  Jangan ada di antara peserta yang..diiming-imingi dijamin lulus. Itu tidak benar. Kalau ada dosen atau panitia yang menjamin lulus, saya akan ganti uangnya. Lulus dan tidak lulusnya peserta, itu karena bapak dan ibu sendiri bukan karena orang lain. Nama Saya dan Pak Rektor sudah banyak dicatut. Banyak yang mengatas-namakan Dekan dan Rektor untuk kelulusan PLPG,” tegasnya.

Prof Dr HM Nur Mustafa MPd  mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta PLPG atas kehadirannya pada kegiatan pembukaan PLPG Tahap V Sub-Rayon Universitas Riau. Dekan meminta maaf tidak bisa hadir secara langsung pada pembukaan PLPG tahap-tahap sebelumnya dikarenakan ada kegiatan yang bersamaan.

“Kegiatan PLPG ini merupakan satu perjuangan, Dituntut biaya besar dan perjuangan besar pula dan lama waktunya 12 hari. Oleh karena itu, jaga kesehatan, istirahat yang cukup dan atur pola makan,“ pintanya.

“Untuk menghadapi ini jangan terlalu tegang dan terlampau serius. Ikuti saja kegiatan ini dengan baik, jangan gelisah. Jangan takut dan jangan pula malu, Kalau ada yang sakit beritahu panitia,’ tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Sertifikasi Guru Dr H Suarman MPd dalam sambutannya menegaskan kepada seluruh peserta untuk meluruskan niat  dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan PLPG ini. Para peserta PLPG dalam mengikuti kegiatan ini bukan untuk mendapatkan tunjangan profesi. “Tidak ada jaminan dengan mengikuti kegiatan ini, ada semua mendapatkan tunjangan profesi,“ ungkapnya.

Lebih lanjut Suarman mengatakan, kegiatan PLPG ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas. ”Kita harus paham dan mengerti serta menguasai apa yang harus kita ajarkan kepada anak didik, meningkatkan kompetensi pedagogik. Kita mesti paham bagaimana cara kita mengajarkan kepada anak didik, meningkatkan kompetensi kepribadian. Sudahkah layak kita ini dicontoh oleh anak didik,“ tegasnya.

Adapun target dan tujuan mengikuti kegiatan PLPG ini, untuk dapat meningkatkan kemampuan  dalam mengimplementasikan kurikulum, meningkatkan budaya literasi, peningkatan kemampuan untuk abad  21, meningkatkan Kemampuan bisa berpikir kritis, dan syarat mengikuti Ujian Tulis Nasional (UTN).

Di akhir pemaparannya, Suarman menitipkan pesan kepada seluruh peserta untuk saling kompak dan bekerja sama dalam menjalankan kegiatan PLPG ini. Kegiatan PLPG V ini angkatan terakhir tidak ada lagi angkatan berikutnya.

“Jadi bersyukurlah bapak dan ibu terpilih untuk mengikuti rangkaian kegiatan PLPG ini, di tahun depan akan diadakan PPG. PPG jauh lebih sulit dari PLPG ini. Peluang dan kesempatan ini pergunakan sebaik-baiknya,“ harap Suarman.

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas