Advert To Riau

Plt Gubri Minta Dispensasi Kemenag soal Embarkasi Antara Haji Riau Mulai 2018

PEKANBARU– Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim menyatakan permohonan secara langsung kepada Kementerian Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Syaefuddin agar diberikan dispensasi untuk Riau jadi Embarkasi Antara Haji mulai Tahun 2018.

Pernyataan tersebut disampaikan Plt Gubernur Riau saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Perkemahan Wirakarya Perguruan Tinggi Keagamaan se-Indonesia XIV di Bumi Perkemahan Sultan Syarif Kasim UIN Suska Riau, Kamis (3/5/2018).

Menurutnya,  hasrat dari masyarakat Riau terutama  yang akan menunaikan ibadah haji, Riau memiliki embarkasi haji sendiri, sehingga memudahkan jamaah yang akan berangkat ke tanah suci. Oleh sebab itu, atas nama pemerintah Provinsi Riau, Gubri menyampaikan harapan agar Menteri Agama memberikan dispensasi Riau menjadi Embarkasi Haji Antara mulai musim haji 2018 ini. “Mohon kami untuk diberikan dispensasi jadi Embarkasi Antara mulai tahun ini,“ ujarnya.

Untuk upaya ini, tambahnya lagi, Pemprov Riau  sudah membawa seluruh pejabat terkait, termasuk KaKanwil Kementerian Agama Provinsi Riau untuk melihat kondisi Emberkasi Haji Antara yang posisinya sangat strategis, dekat dari bandara dan bersebelahan dengan  Rumah Sakit  Awal Bros.

Rombongan haji dari Riau berkisar 5.300 orang setiap tahunnya melalui Emberkasi Batam. “Di Batam kita menunggu 2 sampai 3 hari, biaya lokal yang ditanggung masing-masing oleh jamaah haji kita berkisar Rp6.000.000. Niat Pemerintah Daerah bersama DPRD membuat APBD kita menampung seluruh biaya lokal tersebut berkisar Rp30 miliar setiap tahunnya,“ jelasnya

Selain soal Embarkasi, Wan Thamrin Hasyim dalam sambutannya juga menegaskan,  Riau ini adalah sebuah provinsi yang dulu terkenal sangat kaya, di atas minyak di bawah juga minyak. “Di atas minyak sawit, di bawah minyak bumi,“ ungkapnya.

Hanya saja, tambah Wan, hari demi hari, tahun demi tahun, minyak bumi Riau semakin menipis dan APBD Riau tahun demi tahun semakin menurun

Lebih lanjut Wan Thamrin mengatakan, tahun-tahun sebelumnya di kala APBD Riau tinggi, Pemerintah Daerah Provinsi Riau bersama DPRD IV, setiap tahun memberikan sumbang pembangunan terhadap UIN Suska Riau. “Berdirinya beberapa bangunan di UIN Suska Riau ini, juga ada campur tangan dari Pemerintah Daerah dan DPRD Provinsi Riau,“ terangnya kepada Kemenag RI.

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas