Pemerintahan

Kemarau Panjang, Warga Rambah Samo Terpaksa Beli Air Rp250 Ribu per Tanki

Warga Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu sudah lebih dua minggu kesulitan air bersih dan terpaksa membeli air Rp250 per tanki.
Warga Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu sudah lebih dua minggu kesulitan air bersih dan terpaksa membeli air Rp250 per tanki.

Warga Kecamatan Rambah Samo Kabupaten Rokan Hulu sudah lebih dua minggu kesulitan air bersih dan terpaksa membeli air Rp250 per tanki.

PASIRPENGARAIAN-Akibat kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Rokan Hulu khususnya di Kecamatan Batangsamo, menyebabkan warga kesuitan mendapatkan air. Sumur-sumur warga sudah dua minggu ini tak lagi berair.

H Ramzil, salah seorang warga Rambah Samo kepada Riauposting,com mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan mandi, cuci, kakus (MCK), warga terpaksa membeli air dari perusahaan daerah air minum yang dikelola pemerintah daerah. Untuk membeli air ini, warga terpaksa merogoh kocek Rp250 ribu per tanki.

“Ya, sekarang sumur sudah kering, jadi mau tidak mau untuk bisa mandi dan sebagainya, warga terpaksa membeli air ke PDAM. Satu tanki itu Rp25o ribu dan itu hanya cukup untuk beberapa hari, tergantung jumlah keluarga,” ungkap H Ramzil.

Ditambahkannya, saat ini sebagian besar warga mandi ke sungai walaupun harus berjalan kaki dengan jarak yang jauh. Namun, untuk kebutuhan air bersih untuk konsumsi, warga terpaksa membeli air. “Ini sudah berlangsung dua minggu lebih. Kalau mandi warga masih bisa ke sungai walaupun berjalan dengan jarak yang cukup jauh. Payahnya untuk masak dan air minum, terpaksa membeli,” tambah Ramzil.

Lebih lanjut dikatakan Ramzil, melihat ketergantungan warga yang begitu besar kepada perusahaan daerah dalam hal pasokan air bersih, diharapkan adanya antisipasi agar distribusi dan cadangan air di perusahaan daerah tidak bermasalah.

“Kita berharap, jangan sampai pasokan air dari perusahaan daerah bermasalah. Sebab, kalau ini terjadi, akan sangat membahayakan masyarakat dalam mendapatkan air bersih. Sekarang masyarakat sangat tergantung pasokan air dari perusahaan daerah karena sumur sudah kering semua,” katanya.

Sementara itu, beberapa hari lalu, warga Rambah Samo sudah menyampaikan keluhannya ke DPRD Rokan Hulu untuk dapat dicarikan solusinya. Sebab, kondisi ini akan bisa mengancam warga apabila tidak ada antisipasi dari pemerintah daerah.

Saat reses di Kecamatan Rambah Samo, anggota DPRD Kabupaten Rokan Hulu Hj Nurzahara mendengarkan langsung keluhan warga dan mengatakan akan menyampaikan persoalan ini kepada pemerintah daerah Kabupaten Rokan Hulu.

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas