Headline Rohul

Antisipasi Ledakan Penduduk 2035, Isu Strategis Pencanagan TNI KB-Kes Nasional

Pemukulan beduk sebagai tanda pembukaan Bakso KB Kes Tingkat Nasional tahun 2017 Di Kabupaten Rokan Hulu
Pemukulan beduk sebagai tanda pembukaan Bakso KB Kes Tingkat Nasional tahun 2017 Di Kabupaten Rokan Hulu

Pemukulan beduk sebagai tanda pembukaan Bakso KB Kes Tingkat Nasional tahun 2017 Di Kabupaten Rokan Hulu

 

PASIRPENGARAIAN – Sempat tertunda beberapa kali, Pencanangan TNI KB-Kes Tingkat Nasional,  Tahun 2017 yang dipusatkan di kota Pasirpengarian Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kamis (6/5/2017) suskes digelar. Antisipasi Ledakan Penduduk Indonesia yang diperkirakan terjadi tahun 2035 mendatang, menjadi isu utama yang diangkat dalam pencanangan TNI-KB Kes Nasional ini.

Meski batal dihadiri Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantio, dan hanya diwakili Inspektur Jendral (Irjen) TNI Letjen H Satyo Solarso, Pencanangan TNI KB-Kes Nasional di Rohul berlangsung Meriah.

Pencanangan TNI KB-KEs Nasional 2017, ditandai dengan Pemekulan beduk Oleh Irjen TNI, Plt Bupati Rohul, Kapolda Riau dan Sekretaris Utama BKKBN Pusat. Sejumlah kesenian Lokal, membuat pencanangan TNI KB-Kes Nasional ini semakin semarak, meski digelar tengah cuaca terik dikantor Bupati Rohul Pasirpengaraian .

Hadir dalam pencanangan TNI KB-KES nasional tersebut,  Plt Bupati Rohul Sukiman,   Wakil Asisten Teritorial Panglima TNI Brigjen Gatot Triswanto, Kapolda Riau Mayjen Pol ZUlkarnain, Dandrem 031 Brigjen TNI Abdul Hakim, Dandrem 022/PT, Sejumlah Bupati dan Wakil Bupati dari 11 Kabupaten Kota di Riau, Kepala staf Korem 031 wirabima Kolonel Infantri Inyoman, Asisten Teritorial, Kasdam I Bukit Barisan, Anggota DPRD Riau Dapil Rohul,  serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah.

Dalam sambutan Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantio yang dibacakan Irjen TNI Letjen H Satyo Solarso menyampaikan, penduduk merupakan aset penting, yang sangat menentukan maju mundurnya suatu bangsa. untuk itu, aspek kualitas dan kuantitas, menjadi sangat penting diperhatikan oleh pemerintah.

“ Untuk itu, TNI mengambil peran ikut mensosialisasikan serta membantu pemerintah, mengendalikan laju pertumbuhan penduduk, sehingga kuantitas penduduk seimbang dengan ketersediaan pangan dan energy,” jelasnya.

Letjen H Satyo Solarso menyatakan, pada Tahun 2035,  pemerintah memproyeksikan jumlah penduduk Indonesia, bakal menembus angka 305, 6 juta jiwa. Salah satu dampak yang ditimbulkan dari ledakan penduduk tersebut, yaitu ancaman ketahanan pangan,  energy,  serta terbatasnya lapangan pekerjaan. Salah satu antisipasi yang mungkin dilakukan, yaitu menggalakan kembali program keluarga bernecana disamping penyiapan infrastrkur, peningkatan hasil pertanian.

Sementara itu Plt Bupati Rohul H Sukiman menyambut baik atas kepercayaan dari BKKBN dan TNI memberikan kepercayaan kepada kabupaten Rokan Hulu untuk menjadi tuan rumah Pencanangan TNI-KB KES Nasional 2017. Menurutnya,  kegiatan ini, merupakan contoh nyata, sinergi antara pemerintah dengan TNI,  sesuai motonya “ Bersama rakyat TNI kuat”.

“ Saya harapkan anggota TNI menjadi pelopor motivator dan dinamikator yang hakakatnya mendukung program pengendalian, pertumbuhan penduduk serta mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang demi mewujudkan masyarakat Rohul yang sehat,” tuturnya.

Sejak berdiri 17 tahun lalu, Kata Sukiman, jumlah penduduk Rohul, mengalami kenaikan hingga 95 persen.  Dalam upaya menekan laju pertumbuhan penduduk tersebut, Pemkab Rohul terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya KB, serta meningkatkan Fasilitas kesehatan.  Saat ini saja,  Rohul sudah memiliki 1 RSUD, 5 RSS, 21 Puskesms dan 89 puskesmas pembantu yang seluruhnya dilengkapi dengan pelayanan dan penyuluhan KB.

Sementara Sekretaris Utama BKKBN Pusat Nofrijal mewakili Kepala BKKBN Pusat mengharapkan pencanagan Kegiatan TNI KB-KES ini, dapat memperkuat kembali program keluarga berencana.  Hal itu sesuai dengan  Nawacita presiden Jokowi-Jk.  khususnya nawa cita ke 3, 5 dan 8. Khusunya Cita Ke-3  yaitu penguatan daerah pinggiran. Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) harus menyentuh wilayah miskin padat penduduk, daerah kumuh dan derah tertinggal lainnya, sehingga warga miskin dapat merasakan program keluarga berencana secara langsung.

“ Pencanangan baksos TNI di Rohul merupakan momentum penting dalam meningkatkan  kesejahteraan masyarakat dalam Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) sampai daerah terpencil,” papar Nofrijal.

Dalam Pencanangan TNI KB-Kes ini, juga di Canangkan 15 Kampung KB di rohul. Selain itu panitia juga menggelar kegiatan social, seprti Sunatan masal, Pelayanan KB, Operasi Katarak, Donor darah yang diberikan secara gratis kepada masyarakat.(Adv/Hum)

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas