Rokan Hulu

Wabup Rohul Tutup Suluk Akbar di Bonai Darussalam

Hafith Syukri tutup kegiatan suluk
Wakil Bupati Rokan Hulu Ir H Hafith Syukri MM menutup kegiatan suluk 10 hari di Bonai Darussalam. Hadir pada kegiatan tersebut mantan Ketua DPRD Rohul Nasrul Hadi MT (dua dari kanan)

BONAI DARUSALLAM – Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) Ir H Hafith Syukri MM, secara remsi meunutup kegiatan suluk akbar yang digelar di Surau Suluk, Syekh Muhamad Kayo, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darusalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Ahad (1/11/2015).

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Rohul H.Hafith Syukri menyatakan bahwa perkembangan suluk selama 10 tahun ini luar biasa. Hal ini semakin menegaskan bahwa julukan Negeri Seribu Suluk yang disandang kabupaten ini memang merupakan implementasi di lapangan bukan hanya julukan atau simbol semata.

” Hampir di semua desa ada jamaah tereqat, Hebatnya lagi, jika dulu, jamaah suluk didominasi orang-orang berusia lanjut, tetapi sekarang, jamaah suluk, kalifah dan mursyid sudah banyak orang-orang muda. Ini menandakan bahwa tareqat di Rohul sudah diterima semua kalangan,” ujar Hafith Syukri.

Dalam kesempatan itu, Hafith Syukri yang juga jamaah suluk di salah satu Kumpulan Suluk di Pasirpengaraian, menceritakan, bahwa dirinya sudah membuktikan,  banyak sekali  manfaat yang dirasakan setelah  mengikuti kegiatan suluk. Selain dapat menjalin silaturahim dan semakin mendalami  ilmu agama dan hakikat diri, mengikuti kegiatan suluk juga memberikan ketenangan hati  yang luar biasa.

“Selama saya mengikuti kegiatan suluk, saya merasakan ikatakan yang kuat antara sesama jamaah tareqat, serta  ketenangan yang luar biasa” sebutnya.

Hafith syukri berharap, dengan berkembang pesatnya kegiatan  suluk di  Rokan Hulu, dapat menjadi instrumen konstruktif dalam membangun masyarakt Rohul yang agamis, sehingga  diharapkan ke depan Kabupaten Rokan Hulu akan semakin  damai, sejuk dan kondusif.

Penutupan kegiatan suluk akbar ini dihadiri ratusan jamaah suluk dari Bonai Darusalam dan jamaah dari kumpulan suluk Babusalam Langkat. Terlihat hadir dalam penutupan suluk Akbar ini pimpinan tareqat Naqsabandiya Asia yang berpusat di Babusalam, Langkat Sumatera Utara, Syekh Tajudin, Muddawar bin Syekh Muhamad Daud Bin Syekh Abdul Wahab Rokan Al-Khalidi Naqsabandi.

Hadir juga Kepala Dinas Badan dan Kantor di lingkungan Pemkab Rokan Hulu, tokoh masyarakat yang juga mantan Ketua DPRD Rokan Hulu Nasrul Hadi ST MT, Camat Bonai Darusalam Taslim,  Kepala Desa Sontang sekaligus pimpinan Surau Suluk Syekh Muhamad Kayo  Zulfarianto.SE.

Rasa haru menyelimuti penutupan Suluk Akbar 10 hari ini, saat Kepala Desa Sontang Zulfarianto SE memberikan sambutan, saat melihat antusiasnya masyarakat Bonai Darusalam dalam mengikuti suluk perdana yang digelar selama 10 hari di surau suluk milikinya. Zulfarianto, menyatakan bahwa kegiatan suluk akbar ini akan dilakukan rutin setiap tahunya.

Apa tanggapan Anda?

argumen pembaca

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas