Riauposting http://riauposting.com Jelas Beda Sat, 29 Sep 2018 12:27:43 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.8.2 Civitas Akademika dan Alumni FKIP Unri Turut Berduka Atas Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18701/civitas-akademika-dan-alumni-fkip-unri-turut-berduka-atas-gempa-dan-tsunami-di-palu-dan-donggala/ http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18701/civitas-akademika-dan-alumni-fkip-unri-turut-berduka-atas-gempa-dan-tsunami-di-palu-dan-donggala/#respond Sat, 29 Sep 2018 12:27:43 +0000 http://riauposting.com/?p=18701

PEKANBARU– Civitas Akademika dan alumni FKIP Unri turut berbela-sungkawa atas musibah gempa dan tsunami yang terjadi dan menimpa masyarakat Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, Jumat petang (28/9/2018). Ungkapan belasungkawa itu diwujudkan dalam bentuk doa untuk warga korban.

Pernyataan tersebut disampaikan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Riau (Unri) Prof Dr H M Nur Mustafa MPd pada pengukuhan yudisium sarjana pendidikan yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna FKIP Unri, Sabtu (29/9/2018).

Yudisum program sarjana periode Juli 2018 FKIP Unri terdapat 433 lulusan. Masing-masing, Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia 54 lulusan, Prodi Biologi 19 lulusan, Prodi Fisika 40 lulusan, Prodi Matematika 30 lulusan, Prodi Bimbingan Konseling 25 lulusan, Prodi PG-PAUD 32 lulusan, Prodi Bahasa Inggris 21 lulusan, Prodi Bahasa Jepang 5 lulusan, Prodi Ekonomi 39 lulusan, Prodi PGSD 30 lulusan, Prodi Penjaskesrek 31 lulusan, Prodi Kepelatihan Olahraga 19 lulusan, Prodi PLS 44 lulusan, Prodi PPKn 15 lulusan dan Prodi Sejarah 29 lulusan.

Pada pengukuhan yudisium program sarjana periode tersebut terdapat 15 pemuncak program studi. Masing-masing, Amira Deani IPK 3,88 Prodi Bahasa Inggris, Marsya Franitasari IPK 3,82 Prodi PLS, Srikandi Setia Ningsih T IPK 3,80 Prodi PGSD, Miftahul Rahmi IPK 3,79 Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia, Pima Putriana IPK 3,77 Prodi Sejarah, Awanda Prasono IPK 3,76 Prodi Biologi, Rini Wil Azmi IPK 3,71 Prodi Bimbingan Konseling, Ratih Anggraini IPK 3,71 Prodi Ekonomi, Suci Mariati IPK 3,71 Prodi Kepelatihan Olahraga, Arisman IPK 3,70 Prodi Penjaskesrek, Indah Azma Sari IPK 3,69 Prodi PG-PAUD, Nursatry Ayola IPK 3,53 Prodi PPKn, Noni Aulia Prodi Bahasa Jepang, Ayu Anggraini Prodi Matematika dan Inike Paramita Prodi Fisika.

Dekan mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yudisium sarjana pendidikan yang telah menyelesaikan studinya tepat pada waktunya.

“Jangan berpuas hati sampai di sini, selesai S1 lanjutkan ke S2, karena persaingan untuk guru nanti, alumni FKIP akan bersaing dengan alumni non kependidikan dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG). Masa studi setahun, selesai studinya akan mendapatkan sertifikat profesi,“ tambahnya.

Lebih lanjut M Nur mengatakan “FKIP Unri sudah memiliki 6 pasca sarjana. Masing-masing, Magister Pendidikan Ekonomi, Magister Pendidikan Biologi, Magister Pendidikan Matematika, Magister Pendidikan Fisika, Magister Pendidikan Kimia dan Magister Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam. Sementara Magister Pendidikan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam tahap persiapan. “terang M Nur Mustafa.

Di akhir pengarahannya M Nur mengucapkan terima kasih kepada para dosen yang sudah menyiapkan waktunya mulai dari pertama kuliah, mengajar, membimbing, serta menyiapkan tenaga-tenaga pendidik kita yang andal. “Terima kasih kepada semua yang telah ikut dalam tahap penyelesaian mahasiswa ini menjadi sarjana pendidikan, “ucapnya.

]]>
http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18701/civitas-akademika-dan-alumni-fkip-unri-turut-berduka-atas-gempa-dan-tsunami-di-palu-dan-donggala/feed/ 0
FTK UIN Suska Bangun Kerjasama Dengan Tanoto Foundation, Rektor Teken MoU http://riauposting.com/berita/lainnya/18695/ftk-uin-suska-bangun-kerjasama-dengan-tanoto-foundation-rektor-teken-mou/ http://riauposting.com/berita/lainnya/18695/ftk-uin-suska-bangun-kerjasama-dengan-tanoto-foundation-rektor-teken-mou/#respond Tue, 25 Sep 2018 09:26:06 +0000 http://riauposting.com/?p=18695

PEKANBARU (25/9/2018)– Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Suska Riau bangun kerjasama dengan Tanoto Foundation dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan sumber daya manusia yang siap untuk mengajar dan menguasai metodologi terbaru, praktek-praktek yang tepat dan terbaik dalam pembelajaran serta mengembangkan penelitian supaya menghasilkan banyak inovasi.

Rektor UIN Suska Riau Prof Dr Akhmad Mujahidin MAg teken MoU dan berharap kerjasama ini harus ada input, ada proses, ada output dan ada outcome. Mou yang ditanda-tangani ini harus berdaya guna dan berhasil guna.”tegasnya.

Tanoto Foundation adalah lembaga filantropi yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto yang memiliki fokus pada penanggulangan kemiskinan melalui dukungan terhadap pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup.

Stuart Weston Program Director Basic Education mengatakan Sukanto Tanoto dan istrinya Tinah Bingei Tanoto berasal dari Medan. Setelah bisnis mereka berhasil, mereka mendirikan yayasan Tanoto Foundation pada tahun 1981. Fokus yayasan ini untuk peningkatan pendidikan karena pak Sukanto Tanoto semasa kecilnya sulit dan kurang mendapatkan pendidikan dan dia merasa pentingnya pendidikan dan bertekad untuk membantu pendidikan anak-anak di Indonesia, “anak Indonesia harus bersekolah dan harus mendapatkan pendidikan dengan kualitas yang baik. “ungkapnya.

Lebih lanjut Stuart mengatakan dengan terbentuknya kerjasama antara Tanoto Foundation dengan FTK UIN Suska, kami berharap pendidik dan calon guru yang dikeluarkan dari UIN Suska khususnya Fakultas Tarbiyah dan Keguruan lebih siap untuk mengajar dan menguasai metodologi yang terbaru, praktek-praktek yang tepat dan terbaik dalam pembelajaran. “tegas mantan kepala sekolah di Inggris.

Kita bisa tingkatkan dan mengembangkan kuliah supaya lebih fokus kepada praktek dan mengembangkan penelitian supaya banyak inovasi dan membangun jaringan student change antar Universitas di Indonesia serta membangun jaringan guru-guru dilapangan. “tambah mantan guru di Inggris.

Di kesempatan yang sama Ajar Budi Kuncoro Head of Teacher Training Institute Development mengatakan Tanoto Foundation sudah bergerak untuk pendidikan dasar di tiga propinsi Riau, Jambi dan Sumatera Utara, mulai Tahun ini dikembangkan bergerak di level nasional bukan hanya SD, SMP, SMA tapi kita juga menggandeng LPTK karena LPTK adalah lembaga yang menyiapkan calon guru, sehingga kita merasa perlu untuk bekerjasama. “ungkapnya.

Budi Kuncoro menambahkan kami memilih untuk bermitra dengan UIN Suska, karena kita fokusnya ke pendidikan dasar tidak banyak yang memiliki PGMI dan PGSD. Kemenag mengatakan UIN Suska Riau punya komitmen yang tinggi untuk melaksanakan program ini karena UIN dengan Fakultas Tarbiyah dan Keguruannya merasa perlu untuk ikut membantu mencerdaskan anak bangsa, apalagi untuk mendukung kualitas madrasah. “tambahnya.

Kita akan mendekatkan LPTK dengan madrasah, kita latih para dosen untuk menjadi fasilitator, kemudian dosen akan melatih para guru dan kepala sekolah madrasah, dan supaya program ini berjalan dengan baik pelatihan dilaksanakan, para dosen akan mendampingi madrasah. “tambahnya lagi.

Kualitas sekolah di mana pun di seluruh dunia tidak akan melebihi kualitas guru, jadi kalau sekolah mau berkualitas gurunya dulu harus berkualitas, sehingga kita fokus untuk pelatihan guru dan akan disupport oleh manajemen berbasis sekolah dan partisipasi masyarakat untuk mengembangkan budaya belajar. “tegasnya.

]]>
http://riauposting.com/berita/lainnya/18695/ftk-uin-suska-bangun-kerjasama-dengan-tanoto-foundation-rektor-teken-mou/feed/ 0
Pelepasan Alumni FTK UIN Suska, Pemuncak Prodi Berprediket Cumlaude http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18688/pelepasan-alumni-ftk-uin-suska-pemuncak-prodi-berprediket-cumlaude/ http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18688/pelepasan-alumni-ftk-uin-suska-pemuncak-prodi-berprediket-cumlaude/#respond Wed, 12 Sep 2018 13:40:15 +0000 http://riauposting.com/?p=18688

PEKANBARU– Pelepasan alumni ke-68 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau yang diselenggarakan di Gedung Islamic Center Rabu (12/9/2018), terdapat delapan pemuncak Program Studi yang keseluruhannya berprediket Cumlaude, masing-masing; Suhardia Desri IPK 3,823 Pendidikan Matematika, Rizka Rahman IPK 3,82 Pendidikan Bahasa Arab, Ade Silvia Wahyuni IPK 3,82 Pendidikan Kimia, Desma Sholihat IPK 3,8 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Kiki Mayasaroh IPK 3,75 Pendidikan Agama Islam, Desita Sari IPK 3,75 Pendidikan Ekonomi, Astri Wulan IPK 3,71 Pendidikan Bahasa Inggris dan Intan Sri Wahyuni IPK 3,7 Manajemen Pendidikan Islam.

Suhardia Desri yang terpilih sebagai pemuncak Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau mewakili para alumni mengucapkan ribuan terima kasih kepada para dosen dan civitas akademika. “terima kasih atas segala ilmu, inspirasi dan kasih sayang yang diberikan hingga kami mampu menyelesaikan studi S1 ini, ucapnya.

Terima kasih juga diucapkan kepada kedua orangtua dan keluarga yang telah bekerja keras dengan mengorbankan seluruh harta, tenaga dan pikirannya agar kami menjadi sarjana dan sukses di masa depan, ujarnya penuh haru.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau Dr H Muhammad Syaifuddin SAg MAg mengatakan pelepasan alumni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska angkatan ke-68 ini merupakan pengalaman pertama di masa kepimpinan kami, “tahniah kepada 190 orang yang hari ini dikukuhkan sebagai sarjana pendidikan dan alumni Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau, ucapnya.

Lebih lanjut Muhammad Syaifuddin mengatakan kedepan sarjana akan bersaing di dunia kerja baik nasional maupun Internasional, “jadilah sarjana yang competence, jangan sarjana yang impotence. Kuasailah ilmu yang telah diperoleh dengan inovasi metode zaman now, pastikan anda menjadi sarjana yang competable, “tegasnya.

Menjadi sarjana itu adalah sesungguhnya menjadi manusia yang sudah berubah pola pikir dari kekiri-kirian menjadi kekanan-kananan, berpositive thinkinglah jangan negative thinking, “tambah Muhammad Syaifuddin.

Di akhir sambutannya Muhammad Syaifuddin mengucapkan selamat kepada para alumni, hari ini para alumni dan pengurusnya kita kukuhkan, jadikanlah komunitas ini sebagai komunitas informasi untuk kemajuan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau di masa yang akan datang. Dan terima kasih kepada kedua orangtua yang telah menitipkan anaknya untuk dididik di Fakultas ini, “alumni terbaik merupakan asset bagi Universitas, semoga anda sukses di masa depan, “harap Muhammad Syaifuddin.

]]>
http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18688/pelepasan-alumni-ftk-uin-suska-pemuncak-prodi-berprediket-cumlaude/feed/ 0
Profesor Asal Maroko: Mahasiswa Masa Depannya Indonesia http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18678/profesor-asal-maroko-mahasiswa-masa-depannya-indonesia/ http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18678/profesor-asal-maroko-mahasiswa-masa-depannya-indonesia/#respond Thu, 06 Sep 2018 14:11:29 +0000 http://riauposting.com/?p=18678

PEKANBARU– Profesor asal Maroko Prof Dr Mariam Ait Ahmed merasa bangga dan senang bertemu mahasiswa/i masa depannya Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikannya pada kuliah umum Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Suska Riau, Kamis (6/9/2018).

“Indonesia akan kuat di tangan kalian semua, Indonesia tidak lemah, Indonesia akan kuat dengan agamanya, Indonesia akan kuat dengan para mahasiswa/i, Indonesia akan kuat dengan cinta pada Allohnya, Indonesia akan kuat dengan Islamnya, Indonesia akan kuat dengan cinta kepada Rasulullah. Saya sangat senang mahasiswa/i FTK UIN Suska Riau punya semangat yang kuat untuk kemajuan Indonesia di masa depan,’’ ungkap Mariam Ait Ahmed.

Sementara itu, Dekan FTK UIN Suska Dr H Muhammad Syaifuddin MAg dalam sambutannya menyampaikan bahwa FTK UIN sangat berterima kasih atas kedatangan guru besar Prof Dr Mariam Ait Ahmed jauh-jauh dari Maroko untuk bertemu para pejuang dunia di masa depan.

“ini moment yang berbahagia di awal dari kepemimpinan kami di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan mendapatkan barokah atas kehadiran guru besar asal Maroko Prof Dr Mariam Ait Ahmed pada kuliah umum Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau,“ ungkapnya.

Di depan narasumber dan mahasiswa baru, Dekan memperkenalkan satu per satu pimpinan, ketua jurusan dan sekretaris jurusan di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan kepada seluruh mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska Riau.

Di akhir sambutannya Muhammad Syaifuddin berharap semoga kuliah umum bersama Guru besar asal Maroko ini, para mahasiswa/i FTK UIN Suska Riau memperoleh ilmu yang bermamfaat dalam penguatan spesifikasi ilmu kependidikan Islam. “Selamat datang mahasiswa baru Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Suska, semoga menjadi para ‘alim, para ulama, para ‘allama khususnya dalam ilmu Tarbiyah Islamiah dan semoga selesai dalam tempo sesingkat-singkatnya, “harapan Muhammad Syaifuddin.

Di kesempatan yang sama Rektor UIN Suska Riau Prof Dr KH Akhmad Mujahidin MAg memberikan arahan kepada seluruh mahasiswa Fakultas Tarbiyah UIN Suska Riau, “ada tiga prinsip dalam belajar yang akan mengantarkan anda dalam kesuksesan, pertama luruskan niat, kedua kuatkan dan siapkan mental, ketiga tertibkan amal.

]]>
http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18678/profesor-asal-maroko-mahasiswa-masa-depannya-indonesia/feed/ 0
Kuliah Umum, Guru Besar Asal Maroko Pompa Semangat Juang Mahasiswa Baru UIN Suska Riau http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18683/kuliah-umum-guru-besar-asal-maroko-pompa-semangat-juang-mahasiswa-baru-uin-suska-riau/ http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18683/kuliah-umum-guru-besar-asal-maroko-pompa-semangat-juang-mahasiswa-baru-uin-suska-riau/#respond Thu, 06 Sep 2018 13:17:53 +0000 http://riauposting.com/?p=18683

PEKANBARU (6/9/2018)-Kuliah umum Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau (FTK UIN Suska Riau) menghadirkan Guru Besar dari Maroko Prof Dr Mariam Ait Ahmed.

Prof Dr Mariam Ait Ahmed ini merupakan muslimah pertama yang memperoleh penghargaan Internasional di bidang dialog keagamaan dan kebudayaan, Dia juga sebagai Kepala Lembaga Persaudaraan Antara Maroko dengan Indonesia. Dia juga sebagai Ketua Markas Pengembangan Kurikulum Pendidikan, Penelitian dan Pengajaran.

Prof Dr Mariam Ait Ahmed dalam paparannya mengucapkan terima kasih kepada Rektor UIN Suska Riau. “Saya sangat senang atas sambutan ini bisa bertemu dengan para pimpinan beserta mahasiswa baru UIN Suska Riau. Selamat datang mahasiswa baru pada tahun ajaran baru ini semoga anda semua sukses, “ucapnya.

Lebih lanjut, Mariam Ait Ahmed mengatakan, di dalam kurikulum pembelajaran, cinta adalah ilmu dan ilmu adalah cinta, dengan cinta dan kasih sayang maka apa yang disampaikan guru akan sampai kepada siswa dan dengan cinta dan kasih sayang pula mahasiswa akan bisa menerima apa yang disampaikan oleh guru. “Selamat diucapkan atas semangat cinta yang bisa kita wujudkan pada hari ini,”ucapnya dengan rasa bangga.

“Saya melihat di gedung PKM UIN Suska Riau ini, mayoritas yang hadir adalah para mahasiswi dan ini sangat menggembirakan Saya, karena para wanita muslimah ini berada disebuah lembaga yang akan melahirkan generasi Siti Aisyah, Fatimah Az-Zahro dan Maryam di masa depan,“ tambahnya lagi.

Ia menambahkan, menuntut ilmu bukanlah jalan mudah, artinya jalan yang sulit. Ini merupakan jihad pengetahuan, jihad pena, kalian harus sabar dalam menuntut ilmu, menanggung penderitaan di dalam menuntut ilmu ini. Allah SWT menyuruh para malaikat dan menyuruh ikan yang ada di lautan untuk berdoa kepada para penuntut ilmu.

‘’Bersiaplah dengan kemampuanmu, bersiaplah dengan kekuatan pengetahuan, bersiaplah dengan kekuatan ilmu pengetahuan, bersiaplah dengan kekuatan ekonomi dan kekuatan pendidikan. Umat Islam sangat butuh dan menantikan kalian, karena kalian punya peran dan tanggung jawab terhadap ummat. Kalian harus mengemban tugas yang berat ini dengan cara banyak-banyak membaca. Jadilah para pejuang untuk mendapatkan ilmu, jadilah para pejuang yang bisa menghilangkan kebodohan di muka bumi ini, “ujarnya penuh haru.

Lebih lanjut dikatakan, inilah sesungguhnya rahasia kekuatan Islam. “Dengan ilmu kita memerangi kebodohan, dengan ilmu kita memerangi extremisme, dengan ilmu kita mencari penafsiran yang salah terhadap agama, dengan ilmu kita berusaha untuk memahami agama kita, dengan ilmu kita akan sukses bahkan akan sampai ke derajat tertinggi dan kita berbangga dengan Islam sebagai agama kita,” tambahnya lagi.

Prof Dr Mariam Ait Ahmed menyampaikan nasehat khusus kepada para mahasiswa/i bahwa umat islam perlu para tokoh laki-laki juga kepada perempuan, bekerjasamalah dalam menyerukan amal ma’ruf nahi munkar.

Orang-orang barat khususnya yang beragama Nasrani sekarang ini melihat bahwa Islam mengharamkan kepada perempuan banyak hak-hak yang mestinya bisa mereka dapatkan. Dan mereka menuduh bahwa Islam adalah agama tidak memuliakan perempuan. Bagaimana kita menjawab tuduhan mereka ini? Kita menjawab mereka dengan hadir pada acara-acara mereka yang bertaraf internasional.

“Pada hari saya mendapatkan penghargaan Internasional di dalam bidang dialog agama dan kebudayaan, di festival itu saya membungkam otaknya orang-orang kafir itu. Bagaimana penghargaan Internasional yang saya dapatkan setara dengan para tokoh-tokoh agama laki-laki lainnya. Inilah yang kita tunggu-tunggu dari anda. Anda berperan sebagai Fatimah, Aisyah dan Maryam yang hadir sebagai wanita yang kuat di panggung-panggung seperti ini dan bertaraf Internasional,’’ jelasnya.

Kemuliaan Islam bukan terletak pada kelemahan, tidak, tapi kemulian Islam terletak pada kekuatan. Kita harus lihatkan kepada dunia bahwa wanita di dalam hijabnya adalah sesungguhnya seseorang yang sangat kuat. Kita harus buktikan itu, tidak hanya dengan kemauan tapi dengan aksinya nyata dengan perbuatan.

Ketika kita ikut bergabung dengan festival-festival acara-acara mereka, kita berbicara dengan bahasa mereka; dengan bahasa Inggris, bahasa Jerman, bahasa Perancis, bahasa Spanyol dan bahasa lainnya, ketika itulah kita tunjukkan peran kita sebagai wanita muslimah yang ideal. Itulah kemulian Islam, tidak boleh malu dalam menuntut ilmu, menuntut ilmu adalah wajib dan kehadiran kita sebagai wanita muslimah didalam event-event Internasional juga merupakan suatu kewajiban.

]]>
http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18683/kuliah-umum-guru-besar-asal-maroko-pompa-semangat-juang-mahasiswa-baru-uin-suska-riau/feed/ 0
Ratusan Masa Aksi Kabupaten Rohil Desak Polda Riau Tangkap Sariantoni http://riauposting.com/berita/lainnya/18674/ratusan-masa-aksi-kabupaten-rohil-desak-polda-riau-tangkap-sariantoni/ http://riauposting.com/berita/lainnya/18674/ratusan-masa-aksi-kabupaten-rohil-desak-polda-riau-tangkap-sariantoni/#respond Mon, 27 Aug 2018 06:54:18 +0000 http://riauposting.com/?p=18674
Reskrimum Polda Riau, Kombes Adi Purwanto tengah menyambut dan memberikan pandangan kepada masa aksi

Reskrimum Polda Riau, Kombes Adi Purwanto tengah menyambut dan memberikan pandangan kepada masa aksi

PEKANBARU – Ratusan masyarakat Kabupaten Rokan Hilir dan mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pejuang Rakyat Riau (MPRR) mendesak Kapolda Riau untuk mengusut dan tangkap Sariantoni.
Hal tersebut terlihat dalam aksi demi yang dilakukan masyarakat dan mahasiswa di depan Kantor Mapolda Riau, Senin (27/8/2018) pagi.
koordinator aksi, Daniel Saragi bersama Jendral aksi, Azri Mahendra dalam orasinya menyampaikan, masa menuntut dan mendesak Polda Riau untuk menetapkan Sariantoni sebagai tersangka, terkait kasus penggelapan dan penipuan hasil panen sawit masyarakat Kabupaten Rokan Hilir.
” Hari ini kita meminta dan mendesak Polda Riau untuk menangkap serta menetapkan Sariantoni sebagai tersangka yang selama ini telah menyengsarakan masyarakat terkait kasus penggelapan dan penipuan hasil panen sawit masyarakat Rohil,” sampai mereka.
Pada sebelumnya, kata Azri dan Daniel, Kasus ini telah di SP3kan oleh penyidik Polda Riau, padahal sudah jelas saudara Sariantoni sejak Juni 2009 hingga 2018 hanya beberapa kali memberikan hasil kebun milik anggota Koperasi Sejahtera Bersama seluas 1102 hektar dan mengalami kerugian selama 9 tahun itu sebanyak Rp 298.947.892.805.
” Akibat hal itu, kami mengalami kerugian senilai Rp 298,947 Milyar. Untuk itu kami meminta keadilan kepala Kapolda Riau Agar memproses Sariantoni sesuai dengan hukum yang berlaku, ” jelasnya.
Reskrimum Polda Riau, Kombes Adi Purwanto tengah menyambut dan memberikan pandangan kepada masa aksi

Reskrimum Polda Riau, Kombes Adi Purwanto tengah menyambut dan memberikan pandangan kepada masa aksi

Sementara itu, Reskrimum Polda Riau menjelaskan, Kombes Adi Purwanto mengatakan bahwa kasus ini akan terus dilanjutkan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Dalam kesempatan itu Kombes Adi Purwanto juga meminta kepada masa aksi jika ada mendapatkan informasi yang real atas kasus Sariantoni untuk dapat di laporkan ke Polda Riau supaya para penyidik lebih bisa leluasa melakukan penyelidikan terhadap Sariantoni.

Untuk diketahui ada empat tuntutan masa aksi kepada Polda Riau yaitu : tangkap Sariantoni, minta polda Riau usut tuntas kasus tersebut, minta polda Riau jalankan putusan hakim dan tegakkan supremasi hukum di Riau.
Permohonan masa aksi telah diterima oleh Mapolda Riau untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
]]>
http://riauposting.com/berita/lainnya/18674/ratusan-masa-aksi-kabupaten-rohil-desak-polda-riau-tangkap-sariantoni/feed/ 0
Workshop Pemanfaatan ICT dalam SCL FKIP Unri Hadirkan Narasumber dari Dirjen Belmawa http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18666/workshop-pemanfaatan-ict-dalam-scl-fkip-unri-hadirkan-narasumber-dari-dirjen-belmawa/ http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18666/workshop-pemanfaatan-ict-dalam-scl-fkip-unri-hadirkan-narasumber-dari-dirjen-belmawa/#respond Sat, 18 Aug 2018 08:43:33 +0000 http://riauposting.com/?p=18666

PEKANBARU(18/8/2018)– Sosialisasi dan workshop pemamfaatan ICT (Information and Communication Technology) dalam SCL (Student Centered Learning) memasuki revolusi industry 4.0, yang diselenggarakan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau (FKIP Unri) menghadirkan dosen Universitas Indonesia Drs Gatot Fatwanto Hertono MSc PhD atas nama Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) sebagai narasumber.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau yang diwakili Wakil Dekan I Bidang Akademik FKIP Unri Dr Zul Irfan MSi, Koordinator Prodi Kimia Abdullah SSi MSi, Koordinator Prodi Biologi Dr Evi Suryawati MPd, Koordinator Prodi Matematika Dr Kartini MSi, Koordinator Prodi PPKn Sri Erlinda SIP MSi, Koordinator Penjaskesrek Aref Vai SPd MPd, para Sekretaris Jurusan dan dosen utusan masing-masing Prodi di lingkungan FKIP Unri.

Ketua Panitia Peningkatan Kualitas Pembelajaran melalui Pembelajaran Berpusat pada Mahasiswa memasuki Revolusi Industri 4.0 (PKP-PBMRI) FKIP Unri Dr Maria Erna MSi melaporkan, kegiatan sosisalisasi ini merupakan satu dari empat kegiatan hibah yang didanai oleh Belmawa Dikti dan disupport oleh FKIP Unri.

“Kegiatan ini bertujuan menggabungkan antara pembelajaran berpusat pada mahasiswa dengan memamfaatkan ICT berbasis lesson study for learning community (LSLC) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran memasuki revolusi 4.0,“ tambah Koordinator S2 Pendidikan Kimia FKIP Unri ini.

Lebih lanjut Maria Erna mengatakan dengan program hibah ini, hendaknya dapat menghasilkan produk inovatif pembelajaran baik itu mengenai model maupun metode pembelajaran yang efektif untuk digunakan di FKIP Unri, dan diharapkan juga mampu menghasilkan artikel ilmiah yang dapat diseminarkan maupun dipublikasikan di jurnal nasional maupun Internasional.

Drs Gatot Fatwanto Hertono MSc PhD mengatakan pengalamannya dalam mengelola pemamfaatan ICT di Universitas Indonesia (UI), ada tiga hal/aspek yang harus dipenuhi; pertama penyiapan SDM baik dosen maupun mahasiswanya melalui pelatihan/workshop. Perlu dipersiapkan untuk bisa lebih memamfaatkan ICT dalam pembelajaran. Kedua, perlu dukungan infrastruktur dan fasilitas sarana dan prasarana, jangan sampai dosen dan mahasiswanya telah siap tetapi ketika mereka mau menggunakan mungkin fasilitas kurang mendukung atau kurang memadai. Misalnya bandwidthnya masih kecil akhirnya mahasiswa dan dosen  enggan  meneruskan kegiatan-kegiatan yang berbasis ICT.

Ketiga, dari aspek tata kelolanya baik dari sisi penjaminan mutunya maupun aplikasi anak didiknya juga perlu disiapkan, karena pembelajaran berbasis ICT atau TIK ini perlu dibuatkan komponen atau instrument khusus untuk mengukur penjaminan mutu ke dalam penerapan pembelajaran berbasis ICT.

Lebih lanjut Gatot Fatwanto mengatakan, untuk peningkatan kualitas proses belajar di perguruan tinggi, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) menyelenggarakan program hibah PKP-PBMRI bertujuan untuk penguatan pendidikan karakter, penekanan pendekatan pembelajaran berpusat pada mahasiswa, membangun komunitas belajar sepanjang hayat, mewadahi karakteristik mahasiswa generasi milenial dan post milenial, pendekatan pembelajaran multidisipliner, pemanfaatan TIK dalam pembelajaran, serta peningkatan kemampuan abad 21 (keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreatifitas, IT literacy, cross culture understanding, problem solving, self-directed learning.

“Salah satu tujuan dari hibah PKP-PBMRI tersebut lebih mendorong atau menstimulasi perguruan tinggi untuk lebih memamfaatkan TIK dalam pembelajaran, terutama untuk menghadapi revolusi teknologi yang muncul atau dikenal dengan Revolusi 4.0. Kita harus lebih siap lagi dalam menghadapi era Revolusi 4.0 ini.“ ungkapnya.

Gatot menambahkan, hibah PKP-PBMRI salah satu keluarannya antara lain mempublikasikan hasilnya dalam bentuk seminar atau konferensi. Hasil pengembangan modulnya tersebut pada saat di publikasikan, di konferens atau diseminarkan akan bisa diketahui oleh masyarakat luas.

Dengan munculnya berbagai model pembelajaran di Unri, dampaknya Unri sendiri akan lebih bisa menawarkan atau membuka program-program pendidikan jarak jauh yang bisa diikuti oleh masyarakat luas dengan model-model pembelajaran yang diterapkan dan disesuaikan dengan pendidikan jarak jauh. Pada akhirnya masyarakat juga tahu bahwa Unri juga sudah siap dalam penyelenggaraan PJJ (Pendidikan Jarak Jauh) yang bisa diikuti masyarakat luas.

Di akhir pemaparannya Gatot mengharapkan kepada para dosen agar lebih memahami. Untuk menghadapi dan mengantisipasi revolusi industri 4.0 ini, hendaknya para dosen lebih banyak memaparkan ICT dalam pembelajaran dalam bentuk penerapan SCL yang berbasis TIK dengan berbagai model-model yang diharapkan muncul dari Universitas Riau sendiri.

]]>
http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18666/workshop-pemanfaatan-ict-dalam-scl-fkip-unri-hadirkan-narasumber-dari-dirjen-belmawa/feed/ 0
Dibuka Kadiskes Rohul, RS Surya Insani Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis http://riauposting.com/berita/kesehatan/18660/dibuka-kadiskes-rohul-rs-surya-insani-gelar-operasi-bibir-sumbing-gratis/ http://riauposting.com/berita/kesehatan/18660/dibuka-kadiskes-rohul-rs-surya-insani-gelar-operasi-bibir-sumbing-gratis/#respond Sat, 11 Aug 2018 06:05:03 +0000 http://riauposting.com/?p=18660
Owner RS Surya Insani, Evi Juliana SE MM dan undangan meninjau ruang operasi

Owner RS Surya Insani, Evi Juliana SE MM dan undangan meninjau ruang operasi

PASIRPENGARAIAN – Rumah Sakit Surya Insani Pasirpengaraian Kabupaten Rokan Hulu menggelar operasi bibir sumbing dan celah langit-langit secara gratis. Bakti sosial yang dilaksanakan RS Surya Insani itu diikuti 28 anak di kabupaten Rohul yang dipusatkan di Rumah Sakit (RS) Surya Insani Pasir Pengaraian, Sabtu(11/8/2018) pagi.

Operasi Bibir Sumbing itu dibuka olehKepala Dinas Kesehatan Rohul, dr Bambang Triono. Kegiatan sosial ini terlaksana atas kerjasama RS Surya Insani dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Rohul, Yayasan Smile Trien dan RS Ibnu SinaPekanbaru.

Bakti sosial operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis itu, melibatkan Dokter dari berbagai daerah dan dibantu juga oleh tim medis dari RS Surya Insani. Bakti sosial ini berlangsung se Indonesia.

Kadis Kesehatan Rohul, dr Bambang Triono mengatakan, ucapan terimakasih kepada RS Surya Insani,Diskes Rohul sangat mendukung setiap program rumah sakit yang selalu peduli dengan kesehatan masyarakat.

“ Atas nama Pemkab Rohul, kita menyambut baik kegiatan bakti sosial operasi bibir sumbing ini yang dilaksanakan RS Surya Insani. Kedepannya, rumah sakit swasta atau badan usaha lain juga diharapkan bisa melaksanakan kegiatan yang sama,”jelasnya.

Owner RS Surya Insani Pasirpengaraian, Evi Juliana SE MM mengucapkan terimakasih kepada BAZNAS Rohul, RS Ibnu Sina, Smile Trien, Dinas Kesehatan Rohul dan juga masyarakat, ini merupakan suatu prestasi bagi RS Surya Insani untuk lebih baik lagi kedepannya.

“ Terimakasih kami ucapkan kepada Pemkab Rohul melalui Dinas Kesehatan Rohul, BAZNAS Rohul, RS Ibnu Sina Pekanbaru dan Smile Trien serta masyarakat yang telah ikut mensukseskan program kita ini,” tuturnya.

Evi Juliana yang juga Ketua KADIN Rohul itu menyatakan, kegiatan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis yang dilaksanakan serentak se Indonesia, untuk di Provinsi Riau yang mengadakan kegiatan ini hanya di RS Ibnu Sina Pekanbaru dan RS Surya Insani Pasirpengaraian. Ini merupakan bentuk kepedulian Surya Insani kepada masyarakat.

Evi Juliana yang akrab disapa Yuli itumengatakan, penyebab terjadinya bibir sumbing karena faktor genetik, gizi yang kurang seimbang dan faktor lingkungan. Pihaknya komitmen mendukung program Pemkab Rohul, dengan memperkecil jumlah penderita bibir sumbing.

Yuli mengakui, Program Operasi Bibir sumbing dan celah langit-langit gratis kali ini dilaksanakan untuk kedua kalinya, insyaallah kedepannya program ini akan dilaksanakan setiap tahunnya.

“ Program operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis yang kita taja pada hari ini merupakan kegiatan yang kedua kalinya dan insyaallah program ini akan kita laksanakan setiap tahunnya. Kemudian kita juga merupakan salah satu RS yang berhasil mengumpulkan peserta operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis ini terbanyak di indonesia,” papar Yuli.

Hadir pada kegiatan itu, Kadiskes Rohul, perwakilan Dinas Sosial Rohul, Ketua TP PKK Kecamatan Rambah, BAZNAS Rohul, perwakilan RS Ibnu Sina Pekanbaru yang juga perwakilan dari Smile Trien, Ketua Ikatan Dokter Gigi Rohul dan peserta Operasi Bibir sumbing gratis.

Dalam kegiatan itu, selain melaksanakan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis, BAZNAS Rohul juga menyerahkan uang santunan dan satu lembar kain sarung kepada peserta yang mengikuti program operasi bibir sumbing gratis tersebut.

]]>
http://riauposting.com/berita/kesehatan/18660/dibuka-kadiskes-rohul-rs-surya-insani-gelar-operasi-bibir-sumbing-gratis/feed/ 0
Unri dan Lima Prodi di FKIP Sudah Berakreditasi A http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18655/unri-dan-lima-prodi-di-fkip-sudah-berakreditasi-a/ http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18655/unri-dan-lima-prodi-di-fkip-sudah-berakreditasi-a/#respond Tue, 31 Jul 2018 07:31:38 +0000 http://riauposting.com/?p=18655

PEKANBARU- Universitas Riau (Unri) bersama lima Program Studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan  (FKIP) Universitas Riau masing-masing Prodi Biologi, Prodi Fisika, Prodi Kimia, Prodi Matematika dan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia telah memperoleh Akreditasi A.

Pernyataan tersebut disampaikan Dekan FKIP Unri Prof Dr H M Nur Mustafa MPd pada kegiatan pengukuhan yudisium sarjana pendidikan FKIP Unri di Gedung Serba Guna FKIP Unri,  Selasa (31/7/2018).

Yudisium sarjana pendidikan periode April-Juni 2018 di lingkungan FKIP Unri terdapat 139 lulusan, masing-masing  Pendidikan Kimia 40 lulusan, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 16 lulusan, Pendidikan Fisika 15 lulusan, Bimbingan Konseling 27 lulusan, Pendidikan Sejarah 10 lulusan, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 6 lulusan, Pendidikan Anak Usia Dini 7 lulusan, Pendidikan Bahasa Inggris 2 lulusan, Pendidikan Bahasa Jepang 4 lulusan, Pendidikan Ekonomi 2 lulusan, Pendidikan Kepelatihan Olahraga 9 lulusan serta Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi 1 lulusan.

Pemuncak program studi di lingkungan FKIP Universitas Riau, masing-masing  Haryati IPK 3.84 Prodi PBSI, Teja Pratama Putra IPK 3.84 Prodi Kimia, Daud Candra Girsang IPK 3.79 Prodi Sejarah, Rizka Yulia Putri IPK 3.78 Prodi BK, Widia Kusuma Wardani IPK 3.57 Prodi PPKn, Rizal Efendi Prodi Penjaskesrek, Muhammad Thoib Prodi Kepelatihan Olahraga, Sri Dewi Pramita Sari Prodi PG-PAUD, Raja Sirli Nur Andrian Prodi Bahasa Jepang, Ulfia Perdani Prodi Fisika, Nur Afina Prodi Ekonomi serta Nurul Hikmah Alfilailzam Prodi Bahasa Inggris.

M Nur Mustafa mengatakan “tahun ini, FKIP menerima mahasiswa baru sejumlah 1.408 mahasiswa.  Tahun ini pula ada 13 Prodi yang ikut Akreditasi, sementara 3 Prodi lainnya; Prodi PLS, Prodi PG-PAUD dan Prodi PGSD telah memperoleh nilai B pada tahun 2017 yang lalu.

“Ini suatu kemajuan bagi kita, Jurusan MIPA FKIP Unri semuanya berakreditasi A, ditambah Prodi Bahasa Indonesia juga berakreditasi A. Sementara Prodi Sejarah, Prodi Ekonomi dan Prodi Kepelatihan Olahraga masih mempertahankan nilai B. Mudah-mudahan Prodi PPKN, Prodi Bahasa Inggris, Prodi Bahasa Jepang, Prodi Bimbingan Konseling akan mendapatkan nilai A,“ harapnya.

M Nur menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh prodi dan dosen yang telah ikut menyukseskan dan menyiapkan segala sesuatu untuk kemajuan FKIP Universitas Riau.

Di akhir pengarahannya M Nur Mustafa mengharapkan,  seluruh alumni untuk mengikuti Program Profesi Guru PPG selama satu tahun, untuk melanjutkan pendidikan S2 di FKIP Unri serta berperan dalam kemajuan FKIP Universitas Riau.

]]>
http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18655/unri-dan-lima-prodi-di-fkip-sudah-berakreditasi-a/feed/ 0
Civitas Akademika UIN Suska Riau Berikrar Setia Kepada NKRI http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18631/civitas-akademika-uin-suska-riau-berikrar-setia-kepada-nkri/ http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18631/civitas-akademika-uin-suska-riau-berikrar-setia-kepada-nkri/#respond Thu, 26 Jul 2018 12:33:28 +0000 http://riauposting.com/?p=18631

PEKANBARU (26/7/2018)– Civitas Akademika UIN Suska Riau berikrar dihadapan seluruh pejabat tinggi pemerintah Propinsi Riau untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pembacaan ikrar tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UIN Suska Riau Prof Dr KH Akhmad Mujahidin MAg.

Bismillahirahmannirrahim, Ya Alloh Saksikanlah pada sore hari ini, Kami keluarga besar UIN Suska Riau bertekad untuk setia kepada NKRI, anti hoax, anti radikalisme, anti terorisme, anti wahabisme dan paham-paham sesat lainnya.

Gubernur Riau yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Riau H Ahmad Hijazi mengatakan “Radikalisme merupakan paham yang menginginkan perubahan sosial dan politik dengan cara kekerasan, sementara Islam adalah agama yang penuh kedamaian, Islam tidak pernah membenarkan praktek penggunaan kekerasan di dalam menyebarkan agama, paham keagamaan serta paham politis, “Ungkapnya.

Lebih lanjut Ahmad Hijazi mengatakan “Kegiatan deklarasi setia NKRI anti hoax dan anti radikalisme yang diselenggarakan pada hari ini, merupakan kegiatan yang bermakna dalam menjelaskan pemahaman dan wawasan guna mewujudkan persamaan persepsi yang gerah didalam menghadapi terorisme, radikalisme yang dapat membahayakan negara, “Tegasnya

Kegiatan ini membuktikan bahwa kita selalu setia kepada NKRI dan akan menepis segala berita hoax dan pemahaman radikal serta terorisme, “Tambahnya.

Diakhir pengarahannya Ahmad Hijazi mengucapkan “atas nama pemerintah Propinsi Riau kami ucapkan terima kasih kepada UIN Suska Riau yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dalam mewujudkan akademisi yang hebat dan berwawasan Moderat untuk Indonesia yang kuat. “terima kasih atas segala bentuk dukungan kepada pemerintah Provinsi Riau dalam kontribusi memberikan pemikiran strategis untuk membangun Riau ke depan. “Ucapnya.

Di kesempatan yang sama Kapolda Riau Irjen Pol Nandang MH mengatakan “mahasiswa memiliki kecerdasan, memiliki akhlakul karimah, memiliki intelektual, mahasiswa mempunyai peran ironstock, mahasiswa adalah generasi yang dipersiapkan untuk kepemimpinan di masa yang akan datang, mahasiswa harus menjadi contoh teladan dan harus bisa Menetralisir paham-paham yang terjadi ditengah masyarakat. “Terangnya.

Di akhir pemaparannya Nandang mengajak seluruh civitas akademika UIN Suska Riau untuk selalu cinta tanah air “mari cintai negeri ini, mari kita lawan berita Hoax, mari kita berantas radikalisme dan terorisme di kampus UIN Suska Riau ini. “Ajaknya.

]]>
http://riauposting.com/berita/pekanbaru/18631/civitas-akademika-uin-suska-riau-berikrar-setia-kepada-nkri/feed/ 0